logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Mei 2007 SEMARANG
Line

23 Kasus dalam Lima Bulan

Lagi, Pembobolan Mobil Terjadi

SEMARANG- Kasus pencurian dengan cara memecah kaca mobil kembali terjadi. Peristiwa itu menambah daftar kasus serupa belakangan ini. Sejak Januari hingga Mei, tercatat kasus pemecahan kaca mobil sebanyak 23 kali. Pelaku pun hingga kini belum ada yang tertangkap.

Kemarin, nasib sial menimpa Said Muhammad Najib (24), warga Perum Nandan Mandiri 09/39 Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Mobil Kijang yang diparkir di depan kantor PT Indosat Bukitsari Semarang sekitar pukul 10.00 dibobol maling.

Dia mengaku saat itu sedang sarapan di salah satu warung makan di sana. Usai makan sekitar pukul 10.30, Said merencanakan meneruskan perjalanan, namun dia kaget ketika mendapati kaca depan sebelah kiri mobilnya pecah berantakan.

Akibatnya, sebuah laptop Toshiba Tecra A8 senilai sekitar Rp 8,5 juta, hand phone Sony Ericsson M600i senilai kurang lebih Rp 2,6 juta bersama charger -nya raib digasak pencuri. Dia pun melaporkan ke Polresta Semarang Selatan.

Lebih Satu Orang

Sebelumnya, kasus serupa menimpa Halim Wibowo (27), warga Jl Teuku Umar RT 1 RW 8, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Jatingaleh.

Pria yang bekerja sebagai karyawan PT Nasmoco itu, mobilnya dibobol saat bertandang ke rumah mertuanya Jl Mugas Dalam X, Kelurahan Mugasari, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (8/5) sekitar pukul 11.15.

Akibatnya, kaca mobil Genio H 7674 MH bagian depan kiri hancur berkeping-keping. Pelaku berhasil membawa kabur sejumlah dokumen penting yang disimpan di dalam tas berwarna cokelat.

Pembobol yang diduga lebih dari satu orang tersebut mengira tas berwarna cokelat yang diletakkan di jok depan itu berisi laptop. (H23,apr-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA