logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Mei 2007 SEMARANG
Line

Tebing Kali Babon Longsor, Rumah Warga Terancam

SEMARANG - Tebing Kali Babon, tepatnya di Kampung Kedungsari, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, sejak beberapa bulan lalu longsor. Lantaran tidak ditangani, longsor makin meluas dan mengancam permukiman warga RT 4 RW 8 Kelurahan Rowosari, Tembalang.

Pantauan Suara Merdeka di lapangan menunjukkan, jarak antara bibir tebing dengan rumah warga hanya sekitar 4 meter. Longsor yang memanjang sekitar 20 meter dari barat ke timur itu telah memakan kurang-lebih 75% lebar jalan kampung. Agar tetap bisa digunakan, jalan itu digeser ke arah utara. Longsornya tebing di kelokan sungai itu akibat gerusan air. Saat hujan di bagian hulu, arus Kali Babon menjadi deras.

Istianah (35), seorang warga menuturkan, pihaknya telah berkali-kali melaporkan kondisi tebing longsor itu kepada kelurahan. Namun hingga kini belum mendapat penanganan. ''Beberapa kali ada peninjauan lapangan. Katanya mau dibuatkan bronjong. Pernah juga diukur dan difoto-foto, tapi setelah itu tidak ada kelanjutannya,'' kata dia.

Untuk memperkuat tebing, lanjut Istianah, warga menancapkan batang-batang tanaman keras, seperti pohon waru. Kendati demikian, upaya itu gagal. Jangankan tumbuh, batang-batang tanaman tersebut hilang bersama longsoran .

Menunggu Anggaran

Lurah Rowosari Nur Rohim mengaku telah menyampaikan laporan warga kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jateng. Laporan tertulis dilakukan sebanyak dua kali, yakni 2006 dan awal 2007. ''Benar, petugas dari PSDA sudah pernah datang. Tak hanya meninjau, mereka juga memotret dan mengukur lokasi,'' ujar dia.

Pada prinsipnya, imbuh dia, laporan sudah diterima PSDA. Tapi lantaran dananya belum tersedia, pembuatan talut belum bisa dimulai. Selain di Kampung Kedungsari, ada tebing longsor lain di wilayah Kebontaman. Pengajuan proposal pembuatan talut juga mencakup tebing itu. ''Tinggal nunggu anggaran, begitu ada dan disetujui, talut segera dibangun.'' (H6-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA