logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Mei 2007 SEMARANG
Line

SUDUT PANDANG

Investor Tertarik Buka Resto di PIH

SEMARANG - Tiga bulan beroperasi, Pasar Ikan Higienis (PIH) telah menunjukkan peningkatan omset, walau belum begitu menggembirakan. Informasi dari 11 pedagang yang berjualan secara tetap di pasar ikan tersebut, sudah ada sejumlah pengunjung tetap untuk jenis dagangan tertentu.

''Fillet ikan merupakan salah satu yang memiliki pelanggan tetap. Yang lain, menunjukkan indikasi meningkat,'' kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Semarang, Ida Purnomowati, kemarin. Menurut dia, indikasi peningkatan terlihat sejak beroperasi Februari lalu, merupakan kabar yang menggembirakan. Paling tidak, ada harapan PIH yang dibangun dengan biaya APBN itu bisa berkembang. Sayangnya, Ida tak merinci besaran peningkatan omset pedagang tersebut.

Dikatakan, dari 14 pedagang yang semula berjualan di PIH, kini tinggal 11 pedagang yang bertahan. Padahal, pada enam bulan pertama, pedagang dibebaskan retribusi untuk berjualan di tempat tersebut. Dari uji coba itu, DKP akan melakukan evaluasi untuk melihat respons pedagang dan pengunjung.

''Bagi saya, biar sedikit pedagang tidak masalah, yang penting mereka bersedia jadi pioneer. Kalau yang sekadar coba-coba sih banyak, tapi saya tidak mau,'' tandas Ida.

Minati Resto

Selain pembebasan retribusi, Ida menambahkan, pihaknya juga giat menggencarkan promosi. Pada saat yang sama, dia berharap pedagang yang telah membuka konter di tempat itu, juga turut mempromosikan pasar ikan ini. ''Kalau pengelola dan pedagang bergerak bersama, saya yakin hasilnya akan lebih baik,'' ujarnya.

Ida memaparkan, beberapa waktu terakhir pihaknya berupaya menggaet investor untuk resto, yang rencananya dibuka di lantai dasar. Sejauh ini sudah ada dua investor yang berminat membuka resto, satunya dari Semarang dan lainnya dari luar kota. ''Jika restonya sudah beroperasi, pasti PIH akan menjadi tempat yang lebih menarik untuk dikunjungi.'' (H9-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA