| Senin, 21 Mei 2007 | SEMARANG |
Peta Wisata Semarang Pecahkan Rekor MuriMENCARI lokasi tempat wisata di Kota Semarang bagi para wisatawan yang belum familiar atau bahkan baru pertama kali mengunjungi Kota Atlas ini, tentu tak mudah. Namun dengan selembar peta dan sedikit bertanya-tanya, tentu mereka akan terbantu. Apalagi kalau peta itu berukuran sangat besar. Ya, kali ini peta raksasa dengan panjang 12 meter dan tinggi 8,35 meter, dicatat Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai rekor ke-2.537. Hasil karya itu menumbangkan rekor peta wisata sebelumnya dibuat Mal Ciputra pada HUT Kota Semarang beberapa waktu lalu. Peta tersusun atas 140 lukisan di atas kertas karton berukuran 120 x 60 cm yang dibuat oleh sekitar 700 anak SD se-Kota Semarang. Siswa SD ini mewarnai dan melengkapi gambar sejak pukul 08.00-10.00. Hasilnya ditempel ke multiplek dan dipasangkan ke rangka kayu, untuk selanjutnya satu persatu dipasang pada rangka scafolding berukuran 12 x 10 meter. Pada Pekan Kreasi Anak Semarang 2007 ini, masing-masing anak dituntut kreativitasnya dalam lomba mewarnai dan melengkapi gambar bertema ''Semarang Kotaku Tercinta''. Hasilnya, bukan main. Waktu dua jam waktu yang diestimasikan, akhirnya bisa terpenuhi hingga semuanya berhasil dipasang oleh tim dari Alfa Supermarket menjelang pukul 12.00. Para pengunjung Alfa Supermarket dan juga para siswa serta orang tua yang ikut mendampingi, begitu antusias setelah keseluruhan gambar berhasil dipasang. Gambaran lengkap Kota Semarang mulai dari kota atas hingga bawah terlihat lengkap sesuai lokasi dan nama jalannya. Begitu pula tempat-tempat khusus seperti objek wisata, pompa bensin, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan perumahan. Selain memberikan perhatian pada kreativitas anak, Ketua Panitia Lilies Sulistioningsih menyatakan, kegiatan itu merupakan dukungan terhadap program Semarang Pesona Asia (SPA) Agustus mendatang. ''Maraknya tempat-tempat keramaian dan sejumlah mal yang terus berkembang di Semarang, membuat anak-anak lupa bahwa mereka memiliki tempat wisata di kota ini,'' katanya. Wali Kota Sukawi Sutarip memberikan apresiasi positifnya terhadap upaya menumbuhkan minat anak terhadap tempat wisata di Semarang. Apalagi mendekati program SPA, perlu dukungan semua pihak untuk ikut menyukseskannya. ''Ini membuktikan warga Semarang bisa bergandengan tangan untuk membangun kota tercinta, dengan berbagai cara, utamanya menggerakkan partisipasi masyarakat, tak terkecuali anak sekolah,'' kata dia. (Modesta Fiska-62) |