logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Mei 2007 BANYUMAS
Line

MERAPI

Penyimpanan Dokumen Belum Baik

MAGELANG-Belum tersedianya tenaga arsip (arsiparis) menyebabkan penyimpanan dokumen di kelurahan maupun kecamatan di jajaran Pemkot Magelang belum tertata dengan baik. Padahal arsip memiliki peran penting.

Kepala Kantor Pusat Data Elektronik (PDE) dan Arsip Kota Magelang Drs RM Devananda mengatakan, berkaitan dengan itu akhir bulan ini akan diselenggarakan sosialisasi kearsipan. Sebagai nara sumber Badan Arsip Daerah Provinsi Jateng dan dari instansinya.

Menurutnya, terdapat sepuluh macam klasifikasi arsip. Seperti politik, keuangan, pembangunan, ekonomi dan lainnya. Ini harus dipisah sesuai klasifikasinya, sehingga mudah mencarinya jika dibutuhkan secepatnya.

''Apalagi ada arsip yang masa penyimpanannya dengan jangka waktu 2-5 tahun, setelah itu baru dihancurkan. Tapi juga ada yang harus disimpan seumur hidup, seperti surat perjanjian, dokumen tentang aset yang dimiliki Pemkot Magelang dan sebagainya. Termasuk di dalamnya adalah arsip foto,'' ujarnya kemarin.

Setelah dilakukan penataan, tambahnya, semua kelurahan dan kecamatan akan dibantu lemari arsip. Selain itu, Pemkot juga sedang menyiapkan sistem informasi tentang arsip. Tujuannya untuk memudahkan menemukan kembali secara elektronis. Untuk pengelolanya, nanti di semua kantor dilengkapi tenaga arsip dengan mendapat tunjangan fungsional. (P60-39)

58 Warga Berobat Gratis

KEBUMEN - Sekitar 58 warga dari berbagai lapisan masyarakat, Minggu kemarin, berobat gratis di Poliklinik PMI Cabang Kebumen, Jalan Letjen Suprapto 57. Ketua PMI Cabang Kebumen H Budi Utomo SH kemarin menjelaskan, kegiatan itu dalam rangka Peringatan Hari Palang Merah Dunia. Pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Kebumen 1 Kembaran.

Pengobatan gratis dilayani sejumlah dokter, antara lain Rudi Prihartanto, Ester, Mujiani, dan Novi Berlian. Kegiatan dimulai pukul 08.30 dan berakhir 13.00.

Menurut Budi Utomo, pengobatan gratis itu untuk warga Gang Keposan, Gunungmujil, Wonoyoso, Kutosari, dan sekitar Kelurahan Bumirejo. Tujuannya untuk memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat,

Budi juga berharap keberadaan Poliklinik PMI bisa dimanfaatkan masyarakat. Sebab, tujuan pendirian poliklinik adalah menopang kemandirian PMI. Juga sebagai bentuk kepedulian dalam pelayaan kesehatan kepada masyarakat.

Selama ini poliklinik dilayani beberapa dokter umum serta seorang dokter spesialis penyakit dalam. Tarifnya masih di bawah tarif umum dan rumah sakit pemerintah.

Pihaknya juga akan menambah pelayanan dokter gigi. Poliklinik di Jalan Letjen Suprapto itu buka setiap hari, termasuk hari Minggu. Ruangannya juga representatif dan memiliki peralatan yang memadai.(B3-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA