| Senin, 21 Mei 2007 | BANYUMAS |
Ratusan Ayam Mati Terserang AI
GOMBONG - Ratusan ayam milik warga Desa Gunungmujil, Kecamatan Kwarasan, Kebumen mati mendadak. Hasil tes menunjukkan ayam-ayam itu mati terserang virus avian influenza (AI) atau flu burung. "Namun tidak ada warga yang tertular," ujar dokter hewan Samsidi dari Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, kemarin. Kepala Desa Adno dan Sekretaris Poniman menjelaskan, 130 ayam milik 10 warga itu mati dalam dua hari berturut-turut. Sebanyak 98 ekor ayam mati Selasa lalu dan hari berikutnya 32 ekor. Menurut Adno, ayam yang mati itu milik warga di satu kawasan, RT/RW 2. Antara lain milik Bagyo, Rosyid, Karyo, Rusmini, dan Edi. Ayam mati terbanyak milik Rusmini, mencapai 25 ekor. Sementara Bagyo 20 ekor. AI kali pertama menyerang ayam milik Suko Pamuji Slamet, warga Dusun Gentungan. Kemudian, virus merembet ke ayam milik warga sekitar. Kades menuturkan, sebulan sebelumnya, kasus serupa menimpa dusun yang lain. Sebanyak 15 ayam dan bebek milik warga mati mendadak. Namun sayang, warga tidak melaporkan dan hanya membuang bangkai ayam itu ke sungai. "Warga menganggap, ayam-ayam mereka mati wajar sehingga tidak melaporkannya," ujar dia. Kejadian itu mendapat perhatian dari Camat Kwarasan Retno Yuliati MSi. Dia bersama mantri hewan kecamatan langsung mendatangi desa tersebut. (J19-72) |