logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Mei 2007 SEMARANG
Line

SEPUTAR SALATIGA

Ekspo Flora dan Fauna

SALATIGA- Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Cabang Kota Salatiga akan menggelar Espo Flora dan Fauna Kota Salatiga 2007 di Gedung Pertemuan Daerah (GPD), 30 Mei-3 Juni. Selain ekspo digelar pula berbagai kegiatan lomba seperti putra/putri bunga, pidato Bahasa Inggris anak-anak, menggambar TK-SD, merangkai bunga, dan seminar agribisnis anggrek. Peserta pameran dapat menghubungi panitia di Jalan Margorejo telepon 0298-322764 atau Dinas Pertanian Jalan Menur telepon 0298-325572. (H2-16)

Mengaku Wadir Reskrim

SALATIGA- Seorang yang mengaku Wadir Reskrim Polda Jateng menelepon anggota polisi yang bertugas di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Salatiga, belum lama ini. Penelepon tersebut meminta kepada petugas semua nama-nama tahanan di Mapolres Salatiga, berikut nama keluarga serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Petugas yang mendapat telepon tersebut tidak langsung percaya, karena dikhawatirkan data para tahanan tersebut dipakai untuk tindak kejahatan. Kemudian petugas berdalih agar penelepon itu menghubungi Kasat Reskrim. Penelepon itu sempat mengancam akan memindah tugas polisi itu tetapi tidak digubrisnya.

Kapolres Salatiga AKBP Rahardjo SH membenarkan adanya aksi telepon gelap itu, dan telah menginformasikan kepada jajaran polres lainnya agar tidak terpengaruh dengan modus seperti itu. ''Kami menduga aksi itu nantinya, bakal digunakan untuk memeras keluarga para tahanan,'' kata Kapolres. (H2-16)

Siswa SMP 10 Dikeroyok

ARGOMULYO- Fiki Kristian (16), siswa kelas kelas VIII SMPN 10 Argomulyo Salatiga dikeroyok oleh sejumlah siswa SMP lainnya di Kota Salatiga, setelah pulang sekolah sekitar pukul 14.00, Rabu (16/5). Belum diketahui penyebab pengeroyokan yang mengakibatkan tangan kanan korban patah dan mengalami memar di bagian belakang kepala serta tubuh lainnya itu.

Pengeroyokan terhadap siswa yang tinggal di Perumahan Telaga Mukti 2 Kecamatan Tingkir itu, terjadi tidak jauh dari SMPN 10, tepatnya di depan sebuah perkebunan. Para pelaku yang berjumlah lebih dari 15 anak datang membawa mobil, setelah kejadian itu korban langsung dirawat di RSUD Kota Salatiga. Kepala SMPN 10 Drs H Munadzir MSi mengatakan, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Salatiga dan akan melanjutkan proses hukum. Sebab aksi itu bukan penganiayaan biasa dan telah mengarah kepada percobaan pembunuhan. Sejumlah saksi mata teman sekolah korbah telah mengingat nama-nama pelaku dan diperoleh informasi polisi telah melakukan penangkapan terhadap pelaku. (H2-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA