| Selasa, 15 Mei 2007 | PANTURA |
KA New Kaligung Ekonomi Mirip KRL Jabodetabek
KERETA Api (KA) New Kaligung Ekonomi sebagai pengganti kereta api yang lama, Kamis (10/5) lalu diresmikan pengoperasiannya oleh Gubernur Jateng H Mardiyanto. KA kebanggaan warga Kota Tegal itu, kini tampil beda. Bentuknya mirip Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek. Fasilitas yang tersedia juga lebih baik dan nyaman. Pantas saja, begitu KA jurusan Tegal-Semarang itu dioperasikan, ratusan calon penumpang langsung berebut untuk mencobanya. Hampir setiap hari, KA yang terdiri atas lima rangkaian Kereta Rel Diesel (KRD) tersebut dipenuhi penumpang. "Bentuknya sih mirip KRL Jabodetabek. Namun, dibanding KA lama rasanya lebih nyaman. Bukan karena masih baru, tetapi penataan bagian dalam terlihat lebih luas, sehingga penumpang tidak perlu berdesak-desakan," ujar Siswanto (30), salah seorang penumpang KA New Kaligung Ekonomi asal Kelurahan Margadana, Kota Tegal. Desain bagian dalam New Kaligung memang beda. Itu sangat terlihat dari penataan kursi penumpang. Semula para penumpang duduk saling berhadap-hadapan ke arah depan dan belakang, tetapi kini memanjang ke samping. Berpegangan Bagi penumpang yang terpaksa berdiri, disediakan tempat untuk berpegangan. Mereka juga tidak perlu bingung mencari toilet. Sebab, hampir di setiap gerbong tersedia dan bersih. "Kami sengaja mengubah seluruh interior KA New Kaligung ini. Didesainnya kami buat agar lebih luas dan nyaman," tutur Pengawas Operasi IVB PT KA Daop IV Semarang, Dwiyana Slamet Riyadi. Menurut dia, KA baru itu memiliki banyak keunggulan. Disamping dari segi kehandalan mesin, juga pada tampilan. Kursi penumpang didesain khusus untuk meredam getaran, sehingga penumpang terasa nyaman. Seluruh gerbong baru dari penyehatan KA eks Tanah Abang-Mango Cibinong dan PT INKA Madiun. Dibanding kereta lama, waktu tempuhnya lebih cepat. Semula 3 jam kini menjadi 2 jam 15 menit. "Meski dengan kereta baru kami tidak menaikkan tarif. Ini kami berikan semata-mata sebagai upaya peningkatan pelayanan". Selain kelas ekonomi, tambah dia, pergantian kereta akan dilakukan di kelas eksekutif. Bahkan, rangkaian gerbongnya akan memakai Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) yang bisa berfungsi ganda. Selain dengan tenaga diesel, juga dapat memakai tenaga listrik. Namun, baru bisa dilakukan bila sarananya tersedia. "Kami memang serius mengarap KA Kaligung, karena selama ini menjadi sumber pendapatan terbesar PT KA Daop IV," ucapnya.(17) |