| Selasa, 15 Mei 2007 | SEMARANG |
Thobias Raih Gelar DoktorSALATIGA- Thobias Arnolus Messakh meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya berjudul ''Konsep Keadilan dalam Pancasila'' pada ujian terbuka yang digelar, Senin (14/5). Dia merupakan doktor kedua yang diluluskan UKSW setelah berdirinya Program Magister Agama dan Masyarakat. Dosen Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang NTT itu, menyiapkan penelitian disertasinya sekitar tiga tahun serta membutuhkan waktu delapan bulan dalam penyusunan serta mencetaknya menjadi buku. Menurut Thobias, disertasinya itu dibuat berdasarkan penerapan konsep keadilan yang telah disusun oleh para pejuang bangsa dan penerapan keadilan sejak Kemerdekaan Indonesia. Konsep Keadilan ''Penelitian saya juga dilakukan di luar negeri dengan membandingkan konsep keadilan yang diterapkan negara barat lain,'' kata Thobias didampingi pengujinya Prof John A Titaley. Penelitian konsep keadilan negara barat dilakukan di Amerika, Hongkong, dan negara lainnya. Diharapkan disertasinya tersebut dapat dipakai oleh perguruan tinggi, para politisi, dan birokrat dalam memimpin negara. Thobias merupakan seorang pendeta yang lahir di Pulau Rote 25 Mei 1947 dan pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi Jakarta sebagai utusan Gereja Masehi Inili di Timor (GMIT). Dia memperoleh gelar sarjana pada tahun 1973. Thobias juga pernah menjadi mahasiswa tamu selama dua semester di Graduate Theological Union Berkeley Amerika Serikat. Bapak dua anak itu, juga merupakan peserta angkatan pertama Institute for Advanced Study Cultures and Theologies Hongkong pada tahun 2004. Dosen Tetap (UKAW) Kupang NTT itu, memulai studi doktornya di UKSW pada tahun 1995. (H2-16) |