| Selasa, 15 Mei 2007 | SEMARANG |
Rp 500 Juta untuk Pemeliharaan Jalan
UNGARAN- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang menyiapkan dana APBD 2007 sebesar Rp 500 juta untuk pemeliharaan jalan dan jembatan di Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bergas, Pringapus, dan Bawen. Soal kerusakan jalan di Desa Kawengen, Ungaran Timur, menuju Mranggen, Kabupaten Demak, DPU juga sudah menjadwalkan pengerjaan pada Juli. ''Jalan di Desa Kawengen menuju Mranggen hanya dua kilometer yang rusak dan itu sudah kami siapkan untuk dikerjakan Juli,'' kata Kepala Bidang Bina Marga DPU Ir Totit Oktoriyanto didampingi Staf Bagian Pemeli-haraan Jalan H Suprajitno, kemarin. Akses penghubung dua kabupaten ini selama ini dikeluhkan warga, karena merupakan sarana penting untuk menghidupkan nadi ekonomi. Kadus Watupawon Siswoyo kepada wartawan mengatakan, jalan tersebut pernah diperbaiki dengan tambal sulam. Tapi, tak lama kemudian rusak lagi. Perbaikannya antara Jatirejo-Watupawon. Kondisi jalan yang parah terjadi sejak dua tahun terakhir. Warga menduga penyebab kerusakan, karena seringnya kendaraan berat seperti truk pengangkut material untuk pembuatan tower, melintas di jalur tersebut. ''Kami juga melakukan peningkatan jalan dari eks Polwil atau Jalan Urip Sumoharjo hingga Ngemplak, Susukan, sepanjang 2.150 meter sekaligus pelebaran dua meter,'' tandas Totit. Selain memelihara jalan, DPU juga akan segera membuka jalur alternatif antara Ungaran Timur-Karangjati, Bergas. Jalan baru ini akan membentang dari Ngemplak, Kelurahan Susukan sampai dengan Kajangan, Desa Kalongan. Jalan Banger Menurut rencana, pertengahan tahun ini akan dilelang dan segera dikerjakan sepanjang dua kilometer. Jalur ini diyakini akan mengurai kemacetan di Ungaran-Karangjati-Bawen. Jalur tersebut akan melalui Susukan, Kalongan, Mendiro (Ringin Putih), dan Karangjati yang nantinya hanya ditempuh 10 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. ''Selama ini kalau dari Susukan menuju Karangjati harus memutar lewat Kalirejo sepanjang 13 kilometer. Jalur yang akan dibuat ini termasuk jalur alternatif Ungaran tahap satu,'' imbuh Suprijatno. Jika jalur baru itu selesai dikerjakan, jarak Ungaran-Karangjati hanya sembilan kilometer. ''Sebelum hari raya tahun ini jalur tersebut bisa digunakan untuk mengurai kepadatan di Ungaran. Tembusnya di depot Bina Marga atau Polsek Klepu,'' ujarnya. Pekerjaan rumah DPU yang juga tidak kalah penting tahun ini adalah membangun jalan dari Candirejo ke Banger di Kecamatan Pringapus sepanjang tiga kilometer. Pembangunan jalan ini untuk membuka akses warga Dusun Banger, Desa Candirejo, yang selama ini terisolasi jika akan menuju kantor Kecamatan Pringapus. ''Selama ini kalau warga Banger hendak ke Kecamatan Pringapus harus melalui Kecamatan Bringin dan menempuh jarak 27 kilometer. Dengan jalan baru, warga hanya menempuh 14,5 kilometer. Kasihan warga jika setiap ada posyandu harus memutar jauh,'' terang Totit. (H14-37) |