logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Mei 2007 SEMARANG
Line

Warga Urunan Tinggikan Jalan

  • Cegah Rob Masuk Perkampungan

SEMARANG - Warga yang tinggal di Kampung Blusuk, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur, terpaksa urunan untuk membuat tanggul jalan untuk mencegah rob masuk perkampungan.

Pembangunan penahan rob dengan peninggian ujung jalan (mirip tanggul) itu dibuat dari semen dilaksanakan Minggu (13/5) dari pagi hingga malam hari.

Sufron (53), seorang warga mengatakan, peninggian ujung jalan dilakukan agar genangan air pasang laut yang makin parah terjadi di pertigaan Jl Pengapon - Jl Raden Patah atau lebih dikenal dengan pertigaan Posis tidak masuk ke perkampungan mereka.

"Dalam empat hari terakhir rob selalu menggenangi perkampungan. Hal itu sangat merepotkan warga dalam beraktivitas," katanya.

Menurut dia, guna mencegah rob masuk wilayahnya, warga membanun tanggul di tiga lokasi, yaitu di sebelah timur Kampung Blusuk yang berhadapan dengan Kali Banger, sebelah barat kampung berhadapan dengan pertigaan Posis, serta sebelah selatan yang berhadapan dengan Jl Kaligawe. "Dana yang dikeluarkan sekitar Rp 1 juta, dan itu murni swadaya warga."

Dia menjelaskan, rob di wilayahnya terjadi pukul 14.00 dengan ketinggian genangan mencapai 20 cm.

Bahkan sampai malam rob belum surut, karena air pasang laut di pertigaan Posis juga belum turun.

Mochamad (69), ketua RT 002 RW 011, Kelurahan Kemijen mengatakan, rob yang tahun ini makin parah menggenangi wilayahnya disebabkan pintu air yang ada di Kali Banger sudah lama tidak berfungsi.

Menurut dia, kondisi pintu air itu sudah berkarat dan tidak dapat digerakkan lagi. "Saat ini posisi pintu terbuka, sehingga air dari Kali Banger mengalir ke kampung. Kalau pintu air berfungsi, mungkin wilayah kami tidak tergenang seperti yang terjadi empat hari terakhir ini," ujarnya. (H36-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA