logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Mei 2007 SEMARANG
Line

Turun dari Angkot Ditikam

SEMARANG- Tanpa tahu sebab musababnya, seorang buruh ditikam preman di Jl Kolonel Soegiyono, tepatnya di depan Hotel Oewa Asia, Minggu (13/5) sekitar pukul 23.00, saat turun dari angkot.

Akibatnya, Anom Romiyanto (46) warga Jl Genuk Tabangan RT 1 RW 2, Genuk, Semarang, menderita luka serius di bagian punggung kiri hingga menembus paru-paru. Korban mengalami pendarahan dan kini dirawat intensif di RSUP Dokter Kariadi.

Pelakunya kini belum diketahui identitasnya. Menurut keterangan Siti Fathonah (56), penjual nasi bungkus di sekitar lokasi, korban saat itu turun dari angkot isuzu jurusan Mangkang - Terboyo. Tiba-tiba seorang pria bertubuh gelap dan berperawakan sedang menghampiri korban. Tanpa banyak tanya, pria tersebut menusuk punggung kiri korban dengan pisau yang diambil dari balik baju.

Anom serta merta berteriak kesakitan dan langsung terjerembab bersimbah darah di pinggir jalan. "Saya langsung berlari ke arah korban. Saya minta tolong ke beberapa tukang becak yang mangkal di sekitar lokasi," ungkap Siti Fathonah. Sebagian warga kemudian membawa korban ke Klinik 24 jam yang berada sekitar 500 meter dari lokasi penusukan. Tetapi karena luka yang cukup parah, korban lantas dirujuk ke RSUP Dokter Kariadi.

Warga juga menghubungi polisi. Petugas Satreskrim Polres Semarang Tengah, mengecek dengan mendatangi tempat kejadian. Namun pelaku sudah tak diketahui keberadaannya. Pelaku yang diduga preman yang sering mangkal di Pasar Johar itu, langsung kabur begitu mengetahui korban terjerembab mengeluarkan darah. Motif penusukan pun hingga kini belum diketahui. Pasalnya, korban belum bisa dimintai keterangan lantaran masih menjalani perawatan intensif. (H21,D12-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA