logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Mei 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Usamah Masih Hidup

DUBAI - Pemimpin pemberontak anti-Amerika Serikat di Afghanistan menyatakan punya informasi bahwa Usamah bin Ladin masih hidup. Menurutnya, pemimpin jaringan Al-Qaedah itu kini bersikap low profile, tidak mengeluarkan pernyataan. Demikian menurut rekaman video yang disiarkan Minggu.

Usamah sudah lama tidak ada kabarnya. Hal itu menyulut spekulasi bahwa buron paling dicari dunia itu tewas.

''Berdasar informasi yang saya terima, saya yakin Usamah masih hidup,'' kata Gulbuddin Hekmatyar dalam siaran video tanpa tanggal di televisi Al-Arabiya. Pasukan Hekmatyar beroperasi di Afghanistan tenggara dekat Pakistan.

Hekmatyar, mantan PM Afghanistan, juga masuk daftar buron AS dan memimpin pemberontakan terpisah dari gerakan Talib melawan pemerintah Afghan dan tentara asing. Januari lalu, dia mengatakan para pejuang yang loyal pada kelompoknya membantu Usamah dan wakilnya Ayman al-Zawahri meloloskan diri dari perburuan pimpinan AS di Afghanistan timur pada akhir 2001. Video terbaru Usamah disiarkan akhir 2004, dan rekaman terakhir muncul pada pertengahan 2006.(rtr-niek-26)

PM Baru Taiwan

TAIPEI - Taiwan menunjuk juru runding China, Chang Chun-hsiung, sebagai perdana menteri baru. Penunjukan itu dilakukan setelah PM Su Tseng-chang mengejutkan dengan mengumumkan mundur akhir pekan lalu, kata Presiden Chen Shui-bian, kemarin.

Chang pernah menjadi perdana menteri di bawah kepemimpinan Chen. Dia adalah kepala Straits Exchange Foundation, organisasi semi-resmi yang bertugas berunding dengan China. Su menjadi perdana menteri kelima yang mundur sejak Chen berkuasa pada 2000.

Perdana menteri merupakan orang terkuat kedua di Taiwan setelah presiden. Dia bertugas membuat kebijakan dan mengelola administrasi harian pemerintah. Dia juga memimpin kabinet dan semua menteri memberi laporan kepadanya.(rtr-niek-26)

Mahathir di ICU

LANGKAWI - Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad dirawat di ruang intensif Senin kemarin karena gangguan pernapasan. Mahathir (81) pernah dirawat di rumah sakit enam bulan lalu karena serangan jantung.

''Dia mengalami sesak napas,'' kata Sufi Yusoff, ajudan Mahathir. ''Kami membawa dia ke Rumah Sakit Langkawi pada pukul 15.50. Dia kini masih dirawat di ruang intensif.''

Harian Star mengabarkan, Mahathir dalam kondisi stabil. Dia terkena serangan jantung ringan pada November tahun lalu, sekitar enam bulan setelah politikus kawakan itu melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan baru pimpinan Perdana Menteri Abdullah Badawi. Mahathir menuduh pemerintah membatalkan proyek-proyek penting yang sudah dirintisnya saat dia berkuasa.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA