SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Senin, 14 Mei 2007

Warning Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang kemungkinan terjadinya krisis moneter kedua mendapat tanggapan serius pemerintah khususnya Wapres Jusuf Kalla. Di pasar uang, akibat pernyataan tersebut, terjadi sedikit kepanikan sehingga mata uang dolar AS menjadi langka di money changer-money changer.

Bukan hanya jabatan Direktur Utama Perum Bulog, namun tiap jabatan selalu membawa aura "panas" jika yang mendudukinya tidak secara konsisten "mendinginkannya" dengan pengelolaan sikap amanah. Ya, karena jabatan apa pun selalu berkonsekuensi pertanggungjawaban bukan hanya kepada tujuan diadakannya jabatan tersebut, juga kepada rakyat dan diri sendiri.

MEMASUKI bulan Mei 2007, jajaran birokrasi sebagai penyelenggara pemerintahan, kembali diuji. Sebagaimana dilangsir di koran-koran, pertama SBY minta kepala daerah loyal. Kedua, para gubernur minta kejelasan kewenangan antara pusat dengan daerah. Ketiga, seorang wakil walikota "mengancam" gubernurnya.

TULISAN ini hendak mempertanyakan sampai di mana peranan dosen (termasuk hasil karya yang telah diciptakan) terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Saya tidak bermaksud menjustifikasi siapa yang benar dan siapa yang salah. Namun, mengingatkan kita semua untuk terus-menerus bekerjasama meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

SEBUAH ungkapan lama dalam bahasa Jawa yang sering dinasihatkan kepada anak cucu adalah: Aja mung waton nyambut-gawe, nyambut-gawea sing maton(Jangan bekerja asal-asalan, bekerjalah yang profesional).

TANYA: Maaf Prof saya menjadi penasaran dengan ceramah jenengan, bahwa orang yang bekerja dengan rasa cinta, akan menjadi muda, ringan dan menyenangkan. Bagaimana contoh riilnya? Terima kasih. Tiasti Semarang.

BERITA di harian Suara Merdeka (28/4) lalu mengenai adanya pungutan tanda masuk atau biasa disebut peron di Terminal Terboyo yang tak sesuai dengan retribusi, sebenarnya sudah berlangsung sejak lama dan dikeluhkan beberapa pedagang yang ada di dalam terminal tersebut karena mengakibatkan banyak calon penumpang enggan masuk ke dalam terminal.

Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah. Menurut catatan Dinas Kebersihan Kota Semarang, produksi sampah mencapai 1000 ton s.d 1100 ton/hari atau sekitar 3500 sampai 4000 m3. Jika dihitung setahun, maka volumenya mencapai 26 kali besar Candi Borobudur (volume Candi Borobudur = 55.000 m3).

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA