| Senin, 14 Mei 2007 | PANTURA |
Bantuan Paket Sarana Sekolah"Jangan Dipegang, Ini Sepatu Saya"
WAJAH Daryanto, tampak berbunga-bunga. Sesekali dia mengamati sepatu baru dari dalam dus. Bahkan ketika adiknya mencoba memegang sepatu tersebut, secara reflek tangannya disingkirkan. "Jangan dipegang, ini sepatu saya," tuturnya. Menurut dia, sepatu itu besok (Senin ini-Red) akan dipakai untuk ke sekolah. Anak kelas lima SD Negeri Randusanga Kulon 1 Kecamatan Brebes, Brebes, Minggu (13/5) baru menerima bantuan paket sarana sekolah, dari Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Brebes, bersama 29 siswa SD lain. Paket tersebut terdiri atas tas sekolah, buku, kaus kaki dan sepatu. Bantuan diterima di sela-sela kegiatan Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Pengurus Cabang Brebes, di objek wisata pantai Randusanga Indah (Par'in). Tak beda dengan Cakim (55), yang jalan menggunakan kruk (tongkat penyangga kaki-Red) . Dia juga tampak gembira mewakili anaknya, Kapita Sonawati, yang masih sakit. Kapita adalah anak kelas 1 SD Negeri Sigempol 2. "Anak saya sedang sakit, sehingga saya yang datang. Mudah-mudahan dengan oleh-oleh sarana sekolah ini dia akan sembuh," katanya. Memperhatikan Dia mengaku gembira atas pemberian bantuan tersebut. Sebab, dalam kondisi tak bisa bekerja sebagai petani, masih ada pihak yang memperhatikan. Menurut dia, di tengah kesulitan ekonomi keluarga, sebenarnya tak mampu membiayai sekolah. Namun melihat semangat anaknya, dia terus memberikan dorongan agar terus bersekolah. Ketua GNOTA Ny Hj Maryatun mengatakan, guna menuntaskan wajib belajar (wajar) sembilan tahun, pihaknya terus mendorong para orang tua untuk tetap menyekolahkan anaknya. Ini sangat penting untuk hari depan anak mereka. Saat ini GNOTA selain memberikan bantuan dana pendidikan untuk anak SD, SMP dan SMA juga memberikan bantuan sarana sekolah. Bantuan sarana sekolah diberikan untuk anak SD dan SMP, karena mereka sudah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Artinya dengan BOS, anak-anak sudah bebas dari biaya sekolah. "Saya khawatir kalau diberi uang nanti dipakai untuk keperluan lain oleh orang tuanya," paparnya. Dari catatan GNOTA, sudah ribuan anak mendapat bantuan lembaga ini. Dana yang diperoleh dari sumbangan donatur, pejabat dan pengusaha. "Kami sudah menyerahkan sekitar Rp 180 juta nilai bantuan pendidikan untuk SD,SMP dan SMA," paparnya.(17) |