| Senin, 14 Mei 2007 | PANTURA |
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di SungaiBUMIAYU- Sesosok mayat bayi laki-laki, Minggu (13/5) sekitar pukul 13.00 ditemukan tersangkut di bebatuan Sungai Grengseng, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Polisi menduga, bayi itu hasil hubungan gelap. Ibu si bayi diperkirakan sengaja membuangnya ke sungai. Mayat ditemukan kali pertama oleh seorang pemulung yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Saat itu si pemulung hendak mengambil barang bekas yang hanyut di sungai. Dia kemudian melihat sesosok mayat orok yang tersangkut di bebatuan dan tertutup sampah. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada H Murtado, tokoh masyarakat setempat. "Saya diberi tahu oleh pemulung, setelah itu langsung saya laporkan ke Polsek Paguyangan," kata Murtado. Terkelupas Kabar penemuan tersebut membuat warga berdatangan ingin menyaksikan kondisi bayi itu. Akibatnya, arus lalu lintas Tegal-Purwokerto terganggu karena dipadati puluhan orang. Saat diangkat dari sungai, kondisi bayi sangat mengenaskan. Kulit wajah, tangan, dan kakinya terkelupas. Hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Paguyangan menyebutkan, panjang bayi 48 cm. Ia tampaknya dilahirkan secara normal dan diperkirakan baru berusia dua hari. Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo mengatakan, sejumlah anggotanya telah disebar untuk menyelidiki kejadian itu. "Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi," katanya. (tg-65) |