logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Mei 2007 OLAHRAGA
Line

PSIS

Rumba Jaga Peluang PSIS

SEMARANG- Menjamu Persikab Kabupaten Bandung dalam laga pertama babak 64 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007, pasukan Bonggo Pribadi gagal menampilkan permainan terbaiknya. Penyelesaian akhir buruk dan koordinasi antarlini lemah. Namun, kemenangan tetap didapat. Mereka unggul 1-0 atas anggota Divisi I tersebut.

Kemenangan tipis itu riskan bagi Julio Lopez dkk. Pasalnya, mereka akan ganti bermain di kandang lawan, Stadion Jalak Harupat, Soreang, Rabu lusa. Terlebih Pelatih Persikab Deny Syamsudin akan menurunkan tim utamanya pada pertemuan kedua yang menentukan itu.

Tampil di bawah dukungan publik Stadion Jatidiri, skuad "Mahesa Jenar" menyia-nyiakan beberapa kesempatan berharga mencetak gol. Beruntung, Denny Rumba mampu menjebol gawang lawan pada menit 57.

Bermula dari tendangan keras Ebi Sukore yang diblok kiper Deni Sopiandi, Rumba menyambut bola muntah dengan tendangan akurat ke tiang jauh. Sopiandi yang telah mati langkah tak mampu menjangkau bola yang akhirnya bersarang di jaring.

Penampilan anak-anak asuhannya yang kurang greget itu diakui Bonggo seusai pertandingan. Menurut pelatih asal Surabaya tersebut, masa persiapan yang dijalani cuma lima hari. Apalagi mereka turun seadanya dengan ketidakhadiran M Ridwan dan Maman Abdurahman yang masuk pemusatan latihan tim nasional Piala Asia 2007.

"Beberapa pemain yang dituding tampil jelek oleh penonton, saya lihat tak bermain buruk. Keunggulan satu gol itu menjaga peluang kami untuk terus melaju," tuturnya.

Harri Cadangan

Dua anggota tim nasional U-23, Rumba dan Yusuf Sutan Mudo, mendapat kepercayaan merumput sejak menit awal. Rumba menempati sayap kanan yang biasa diisi Ridwan, sedangkan Yusuf menempati pos Harri Salisburi yang duduk di bangku cadangan.

Untuk mengisi tiga kuota pemain asing, Bonggo memilih menurunkan Lopez, Ebi, dan Zoubairou. Sedangkan libero yang biasa ditempati Fofee Kamara dipercayakan kepada Kahudi Widodo. Di lini tengah, Indriyanto Nugroho dan Modestus Setiawan bahu-membahu dengan Ebi.

Tuan rumah menciptakan peluang pertama menit kesembilan, namun tendangan Ebi di dalam kotak penalti berhasil dihalau Sopiandi. Menit 23, giliran Zoubairou yang gagal memanfaatkan peluang emas setelah tendangan pelannya mudah saja diadang bek Persikab. Semenit kemudian, Sopiandi yang tampil cemerlang, sukses menepis tendangan Khusnul Yaqien.

Menjelang akhir babak kedua, PSIS berupaya menambah gol dengan terus mengurung lini belakang lawan. Namun, ketatnya pertahanan Persikab mengakibatkan serangan mereka selalu patah. Hingga peluit akhir ditiup wasit Wardiono dari Surabaya, skor 1-0 bagi tuan rumah tak berubah.

Laga kemarin juga diwarnai ulah iseng seorang penonton di tribune selatan pada awal babak pertama. Dia menolak menyerahkan bola yang jatuh ke tribune itu. Penonton yang mencoba melawan petugas tersebut akhirnya diamankan.

Pertandingan juga sempat terganggu layang-layang yang jatuh di depan gawang Sopiandi menit 51. Wardiono menghentikan laga beberapa saat untuk memberi kesempatan pemain meminggirkannya. (H29,H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA