| Senin, 14 Mei 2007 | BANYUMAS |
Padat Karya Atasi PengangguranCILACAP- Pergantian musim yang tak pasti telah menimbulkan ketidakpastian pekerjaan di sektor pertanian. Padahal kaum buruh tani tetap membutuhkan pekerjaan untuk sekadar menyambung hidup. Untuk memberi lapangan pekerjaan bagi kaum buruh, Pemkab Cilacap menggelar kegiatan padat karya produktif infrastruktur di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja. Menurut Dian Arinda Murni SH MM, dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cilacap, kegiatan tersebut menggunakan dana yang bersumber dari DIPA Dana Tugas Pembantuan Program Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja. Pekerjaan yang digarap meliputi pembuatan jalan desa dari Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja menuju ke Desa Cidadap, Kecamatan Karangpucung sepanjang 2.000 meter dan lebar empat meter. Gorong-gorong Kemudian, pemasangan lima unit gorong-gorong buis beton, satu unit gorong-gorong sekat beton ukuran 0,75 x 1 x 4 meter, pengerasan jalan sepanjang 273 meter dan lebar 2,5 meter, pembangunan turap ukuran panjang 20 meter dan tinggi lima meter. ''Kegiatan tersebut dikerjakan selama 30 hari dengan melibatkan 60 tenaga kerja. Upah untuk pekerja Rp 25.000 per hari, upah kepala kelompok kerja Rp 30.000 per hari, dan upah tukang Rp 35.000 per hari,'' katanya. Bupati didampingi Kabag Humas Aris Munandar SSos MSi saat meninjau kegiatan padat karya tersebut, Selasa (8/5), mengatakan, kegiatan padat karya produktif infrastruktur diadakan untuk membuka lapangan kerja bagi para penganggur dan setengah pengangguran yang ada di pedesaan. Mereka adalah kaum buruh. Sebagian besar di antaranya buruh tani. Mereka menganggur karena perubahan musim yang tak menentu. (ag-55) |