SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Senin, 07 Mei 2007

BAGI para penonton setia ''Empat Mata'', aksi Tukul Arwana ber-cipika-cipiki (cium pipi kanan, cium pipi kiri) artis-artis cantik yang jadi bintang tamu barangkali biasa-biasa saja. Sebab, adegan itu muncul hampir setiap kali bintang tamu dipanggil.

SIAPA sanggup membunuh kenangan? Apalagi bila itu kenangan menyenangkan. Dalam "Konser Nuansa Bening" Keenan Nasution, kenangan bukan cuma dihadirkan dalam nuansa menggembirakan. Kenangan itu bahkan jadi mengharukan.

RADEN Kelik Sumaryoto seperti identik dengan pelesetan. ''Pelesetan itu jenis humor cerdas. Saya harus mengandalkan kecepatan mengolah kata dengan tetap mengusahakan publik mengikuti maksud saya,'' ujar pria yang akrab disapa Ucup Kelik itu pada penutupan "Pesta Buku" di Purwokerto, Rabu (2/5).

DUNIA hiburan milik semua penghibur dari pemusik, komedian, sampai pesulap. Di antara sekian banyak penghibur, mungkin yang jarang dapat kesempatan tampil adalah pesulap (magician).

ATMOSFER pembauran seketika mengental, saat sendratari Babad Semarang dimainkan di pelataran Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, Sabtu (5/4) malam. Kesenian berbasis tradisi Jawa pesisiran itu dihadirkan di enklave budaya peranakan.

SUTRADARA Teater Gidag-gidig memperkenalkan diri. "Selamat malam, saya Hanindawan. Terima kasih telah datang," ujar lelaki itu. Seorang aktris yang sibuk di panggung. "O ya, itu rekan saya, Metta. Metta, Metta!" seru Hanin. Namun Metta tak menanggapi. Hanin lalu memanggil tokoh yang diperankan Metta.

TUBUH kerap digunakan sebagai medium penyampai gagasan dalam seni rupa. Ia peranti yang menjumbuhkan persoalan ideologi dan estetika. Tubuh memang menarik, sehingga tak habis-habis dieksplorasi.

DI tengah ingar bingar musik pop, musik tradisional pun menghilang alias mati. Sangat jarang masyarakat mau melestarikan musik tradisional. 

SEMARANG-Alliance Francaise de Semarang, Jalan Pierre Tendean 36, akan memutar film dan berdiskusi soal budaya Prancis, Selasa (8/5) mulai pukul 15:30. Film yang diputar, Moi, Cesar (Aku Kaisar), berkisah tentang cita-cita anak-anak Prancis. Film komedi itu karya sutradara Richard Berry. 

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA