| Senin, 07 Mei 2007 | SALA |
Tambang Pasir Longsor, Seorang TewasKARANGANYAR - Eko Daryono (31), warga Dusun Gero RT 3, Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (5/5) lalu tewas akibat tertimpa galian batu dan pasir di dekat rumahnya. Saat itu, korban bersama tetangganya Parmin memang sedang menambang batu dan pasir di perbukitan belakang rumah. ''Tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Ternyata tebing setinggi lebih dari lima meter itu longsor dan menimpa mereka. Parmin beruntung karena cepat lari, adapun Eko tak sempat lari. Dia tewas seketika karena lukanya cukup parah,'' kata Darto Suwito, ayah korban. Warga di desa itu dalam sepluh tahun terakhir memang lebih senang menambang pasir dan batu, karena dianggap lebih menguntungkan. Dibandingkan menggunakan lahan untuk bercocok tanam, hasilnya jauh lebih besar. Karena itu ketika Eko memperoleh tanah warisan itu dari keluarganya, juga digunakan untuk menambang. Padahal, kata Darto, keluarga lebih senang jika tanah warisan itu digunakan bercocok tanam. ''Sejak awal saya sudah mengingatkan, resiko menambang pasit itu tinggi. Kalau longsor bisa fatal. Tapi bagaimana lagi, hampir sedesa menambang pasir semua di lahan milik mereka sendiri. Jadi tidak bisa dilarang.'' Tidak Menurut Kepala Desa Berjo Suharno mengatakan, sebenarnya pihaknya juga sudah mengimbau seluruh warga, agar tidak menambang pasir dan batu. Tapi mereka tidak menurut, apalagi tanah yang ditambang perbukitan yang hanya sekitar 200 meter dari dusun mereka, adalah tanah pribadi. ''Karena mereka menambang tanah miliknya sendiri, ya kami tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka bebas saja mau menjadikan tanahnya areal tambang atau untuk bercocok tanam. Ya, sudah, saya tidak bisa berbuat apa-apa,'' tandasnya. Camat Ngargoyoso Muhammad Suparwoto mengatakan, sebenarnya jauh-jauh hari, Pemkab sudah menawarkan para penambang agar beralih profesi. Sebab meski di lahan sendiri, pekerjaan itu akan mengganggu keseimbangan alam dan lingkungan. Di samping resikonya sangat besar. ''Tapi saat itu banyak warga yang menolak. Mereka tetap saja menambang pasir dan batu. Tidak ada yang tertarik beralih profesi. Tetapi dengan kejadian seperti ini, kami berharap warga akan mempertimbangkan lagi," kata dia.(an-67) |