| Senin, 07 Mei 2007 | SALA |
Kehilangan Tiga Anak BuahPILKADES serentak di 292 desa di Kabupaten Klaten telah berlalu. Meski ada beberapa percikan konflik di beberapa wilayah, secara umum pilkades berjalan aman. Namun, bukan itu yang membuat wajah Kapolres Klaten AKBP Drs Suwarno SH terlihat berbeda akhir-akhir ini. Meski sumringah, wajah orang nomor satu di Polres Klaten itu menampakkan gurat kesedihan sekaligus kebanggaan. Ternyata dia kehilangan tiga anak buah. Dari enam anggotanya yang maju menjadi calon kades, tiga orang akhirnya terpilih dan mendapat kepercayaan warga. Masing-masing Iptu AB Amanto (calon Kades Manjung, Ngawen), Aiptu Sutarno (calon Kades Kepanjen, Delanggu), dan Bripka Wijiyana calon Kades Tugu, Cawas. Sementara, seorang mengundurkan diri yakni Iptu Joko Dwiharjo Sarjito yang maju menjadi calon kades di Desa Pandean, Kecamatan Jatinom. Dua lainnya kalah masing-masing Aiptu Sukito calon Kades Brangkal, Kecamatan Wedi dan Aiptu Sukarjo maju di Desa Taji, Juwiring. Memfasilitasi Sebagai atasan di institusi Polri dia hanya memfasilitasi keinginan anak buah. Meski sebagai persyaratan maju para anggota itu harus mengajukan pensiun dini ke Polda. Soal nasib ketiganya, otomatis mereka bukan lagi anggota Polri setelah permohonan pensiun dininya disetujui Polda. Mereka akan menjadi kades yang berstatus purnawirawan. Bagi yang maju dan tidak terpilih, belum ada keputusan final. Apakah akan kembali ke Polri atau juga pensiun dini. Sebab semua tergantung pimpinan Polri untuk mengambil kebijakan. (Achmad Hussain-67) |