| Senin, 07 Mei 2007 | PANTURA |
Bentuk Perilaku Pramuka TangguhSAKA atau Satuan Karya Pramuka merupakan tempat pendidikan untuk menyalurkan minat pengembangan bakat ataupun pengalaman para Pramuka dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah Saka Bhayangkara yang bermarkas di polres atau polsek. "Bhayangkara berasal dari bahasa Sansekerta. Artinya penjaga, pengawal, pengaman, dan pelindung keselamatan bangsa dan negara," ungkap Kapolres AKBP Drs Edi Suroso. Karena itu, keberadaan Saka Bhayangkara untuk pembentukan generasi muda bagi para Pramuka penegak ataupun pandega dalam berbagai ilmu kebayangkaraan. Muaranya, mereka menjadi anggota masyarakat yang peduli terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Tegaknya NKRI "Kebayangkaraan mengandung makna, kegiatan yang berkaitan dengan keamanan negara dalam rangka menjamin tetap tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tandasnya. Karena itu, dengan bergabung menjadi anggota Saka Bhayangkara, dapat memiliki pengetahuan, kemampuan, kecakapan, dan keterampilan serta pengalamanan dalam bidang kebayangkaraan. Selain itu, memiliki sikap kebiasaan dan perilaku yang tangguh sehingga mampu mencegah, menangkal, serta menaggulangi timbulnya gangguan kamtibmas. Juga, mampu menangani kecelakaan pada tingkat pertama dan memberikan pertolongan pertama pada gawat darurat (P2GD). "Kebanggaan lain, bergabung dengan Saka Bhayangkara, dalam kehidupan sehari-hari senantiasa memiliki sikap dan kepribadian yang santun, ramah tamah. Selalu mengembangkan toleransi dan jiwa tolong-menolong," ungkap mantan Kasat PJR Polda Jateng itu. (Arif Suryoto-29) |