logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Mei 2007 OLAHRAGA
Line

Casey Stoner Luar Biasa

SHANGHAI- Bintang Casey Stoner semakin cemerlang. Pembalap Australia yang memacu Ducati itu menjuarai balapan MotoGP China di Sirkuit Shanghai, Minggu (6/5). Stoner memenangi persaingan ketat dengan juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi.

Stoner mencatat waktu 44 menit 12,891 detik, sedangkan Rossi dengan motor Yamaha berselisih 3,036 detik. Pembalap AS, John Hopkins, yang mengendarai Suzuki finis ketiga.

Hasil ini kembali membuktikan kehebatan Stoner dan motor Ducati-nya. Dari posisi start keempat di belakang Rossi, Hopkins, dan Collin Edwards, dia mampu menjadi yang terbaik. Konsistensi Ducati di trek lurus terlihat amat membantu upaya Stoner untuk mengukuhkan supremasinya.

''Ini balapan yang hebat. Saya harus berterima kasih kepada para mekanik karena mereka membuat motor yang hebat,'' ujar Stoner usai balapan. Ini merupakan kemenangan ketiga pembalap Ducati itu musim ini.

Dengan kemenangan tersebut, Stoner memantapkan posisinya di puncak klasemen. Dia mengemas 86 poin, sementara Rossi baru 71. Pembalap berusia 21 tahun itu sebelumnya memenangi seri pembuka di Qatar dan seri ketiga di Turki dua pekan lalu.

Tidak Mulus

Untuk kali kedua musim ini, Rossi membuat start buruk. Hopkins yang tepat di belakangnya langsung mengambil alih posisi pertama di tikungan lap pertama.

Kecelakaan mewarnai lomba di lap pertama ini, ketika Toni Elias menyenggol Alex Hoffman dan Nicky Hayden. Elias dan Hoffman harus mengakhiri lomba lebih awal, sementara Hayden bertahan meski akhirnya terlempar dari 10 besar.

Di tikungan kedelapan, Rossi sebenarnya bisa kembali mengambil alih posisi terdepan. Tapi Stoner yang semula menempati posisi keempat, memanfaatkan banyaknya trek lurus di lintasan menyodok ke tempat kedua.

Memasuki putaran kedua, Stoner sudah bisa menjinakkan Rossi tepat di trek lurus yang ada di depan podium kehormatan. Setelah itu, Rossi makin tercecer. Dia tak hanya disalip Stoner, tapi juga Melandri.

Pada putaran kedelapan, Rossi akhirnya bisa mengejar Stoner untuk menguasai lagi posisi terdepan. Tapi pada trek lurus di lintasan kesembilan, dia mesti menyerahkan lagi posisinya ke pembalap Australia tersebut.

Setelah itu, Rossi tak mampu lagi menaklukkan keperkasaan pembalap yang baru musim ini turun di nomor MotoGP tersebut. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA