| Senin, 07 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Mayweather Langsung Pensiun
LAS VEGAS- Floyd Mayweather Jr membukukan kemenangan split decision atas Oscar De La Hoya untuk merebut gelar kelas welter super (69,8 kg) WBC di MGM Grand Hotel Las Vegas, Minggu (6/5). Usai pertarungan tersebut, dia langsung menyatakan pensiun dari tinju. Mayweather menang angka tipis. Rekor kemenangan dalam kariernya pun menjadi 38-0 (24 di antaranya menang KO). Pada hari libur Meksiko Cinco de Mayo, teriakan bergema ketika pahlawan Meksiko-Amerika, De La Hoya, memasuki arena. Meski Mayweather muncul di depan publik memakai sombrero, sambutan untuknya tidaklah semeriah sang lawan. Penonton terus meneriakkan "Oscar" hampir tiap ronde pertarungan. Ini merupakan pertarungan paling sukses dari sisi finansial. Disaksikan 16.700 penonton yang membeli karcis dan sejumlah selebriti duduk di sisi ring, penerimaan dari tiket saja tidak kurang dari 19 juta dolar. Sementara penghasilan dari televisi melebihi 100 juta dolar (setara Rp 900 miliar). De La Hoya mendapat bayaran 25 juta dolar (sekitar Rp 225 miliar), sementara Mayweather membawa pulang 10 juta dolar. Mayweather, petinju AS berusia 30 tahun, dipaksa terus bertahan pada awal ronde sebelum balik menyerang pada ronde akhir dengan kombinasi pukulan bertenaga. Dia melesakkan pukulan dari sisi kanan dan kiri pada awal ronde ke-12. "Saya menikmati pertarungan ini. Sekarang saya akan pensiun. Tidak ada lagi yang harus saya buktikan. Saya ingin menghabiskan waktu dengan anak-anak saya," tambah petinju kelahiran Michigan, 24 Februari 1977 itu. Kecewa Berat De La Hoya, nama besar di dunia tinju meski berada dalam akhir masa kariernya, mengawali pertarungan dengan memesona. Dia memaksa Mayweather bergantung di tali ring dan menyerangnya dengan hook kiri yang terkenal mematikan. Namun petinju berdarah Meksiko-AS berusia 34 tahun itu menemui kesulitan untuk menembus pertahanan Mayweather. Jab jarak dekatnya menjadi semakin mentah. "Saya menang, itu yang seharusnya terjadi," kata De La Hoya dengan rasa frustrasi setelah satu juri memberinya keunggulan 115 - 113. Namun, Mayweather memperoleh kemenangan dari dua juri lain dengan angka 116-112 dan 115-113. De La Hoya, yang menelan lima kekalahan dari 12 pertarungan terakhirnya, unggul pada ronde-ronde awal. Dia memaksa lawan ke sudut ring dan mendaratkan serangkaian jab ke sisi kiri badan. Dia kemudian melesakkan hook kiri bertenaga sesaat sebelum bel ronde empat berbunyi. Mayweather membalas pada awal ronde kelima, namun dibalas jab De La Hoya. Tetapi setelah itu Mayweather mulai bisa mengatur jarak dan mendominasi sisa ronde dengan serangkaian pukulan ke kepala De La Hoya. Momentum itu tetap terjaga hingga akhir pertarungan. (rtr,F3-40) |