| Senin, 07 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Paceklik Gelar Berakhir
JAKARTA- Ganda campuran Flandy Limpele/Vita Marissa meraih gelar pertama dalam turnamen Super Series, saat mereka memenangi final Singapura Terbuka di Singapore Indoor Stadium, Minggu (6/5). Menurut situs penyelenggara, Flandy/Vita yang menjadi unggulan delapan hanya membutuhkan waktu 27 menit untuk mengalahkan ganda Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam, 21-14, 21-13. Gelar juara ini merupakan gelar Super Series pertama sekaligus gelar kedua sejak Flandy/Vita berpasangan. Sebelumnya mereka memenangi Jepang Terbuka 2006. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gelar tim Indonesia di ajang Super Series tahun ini. "Flandy/Vita bermain bagus. Lawannya banyak membuat kesalahan, terutama Saralee," ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI, Lius Pongoh yang mendampingi para pemain di Singapura. Meski gagal di ganda campuran, Thailand berhasil membawa pulang gelar dalam turnamen berhadiah total 200.000 dolar AS itu melalui pemain tunggal putra, Boonsak Ponsana. Boonsak yang tidak diunggulkan mengalahkan pemain China, unggulan tujuh Chen Yu, dalam dua set 21-17, 21-14. Sementara itu tunggal putri nomor dua dunia, Zhang Ning, memperbaiki rekor kemenangan atas rekan senegaranya, Xie Xinfang, menjadi 11-9 setelah mengungguli pemain peringkat satu itu. Kemenangan di final Singapura Terbuka yang diraihnya setelah bermain selama satu jam menjadi gelar Super Series kedua bagi juara Olimpiade tersebut. Sebelumnya dia menang di Swiss Terbuka. Usai Singapura Terbuka, sebagian besar pemain terbang ke Jakarta untuk mengikuti Indonesia Terbuka yang dimulai Selasa besok. (D3-40) |