| Senin, 07 Mei 2007 | OLAHRAGA |
p.e.r.s.o.n.a.lTerinspirasi Bob MarleyPARA pemain West Ham United membutuhkan lebih banyak suntikan moral agar terhindar dari degradasi musim ini. Mereka pun berpaling kepada legenda reggae Bob Marley. Berkah dari penyanyi kelahiran Jamaika yang meninggal pada usia 36 tahun itu sangat ditunggu mereka. Apa pasal? Ternyata seluruh personel The Hammers senang mende-ngarkan lagu "No Woman No Cry" miliknya. Lagu itu selalu diputar keras di kamar ganti pada saat latihan dan bertan-ding. Penyebab hit Marley itu disukai, tak terletak pada iramanya yang rancak, melainkan pada liriknya. "Kami selalu turut bernyanyi, terutama pada baris 'everythings gonna be all right, everythings gonna be all right, now'. Bagian itu membesarkan keyakinan kami untuk lolos degradasi," kata salah seorang pemain kepada Sunday Times. Fenomena itu menarik, karena "No Woman No Cry" sejajar dengan beberapa lagu yang dianggap menginspirasi seperti "We Will Rock You" dan "We are the Champion" milik grup Queen. Jika West Ham selamat dari degradasi, mereka mungkin harus berziarah ke makam Marley. (Abduh Imanulhaq-31) |