| Senin, 07 Mei 2007 | NASIONAL |
Diusulkan Cagub, Sukawi Tak MenolakDEMAK- Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jateng Sukawi Sutarip diminta DPC PD Demak untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Jateng dalam Pilgub 2008. Permintaan itu tertuang dalam pernyataan sikap DPC Demak yang dibacakan Ahmad Husaini dalam rapat konsolidasi menjelang pilgub dan pemilu, di halaman Pasar Sedo, kemarin. Sukawi hadir dalam acara tersebut bersama istri, Sinto Sukawi dan sejumlah pengurus partainya. Tampak juga Ketua DPC Giyanto serta para pengurus tingkat kecamatan dan desa. Husaini menuturkan, selama ini Sukawi yang juga Wali Kota Semarang itu memiliki popularitas yang cukup untuk menjadi kandidat. Dalam Pilkada Kota Semarang beberapa waktu lalu, menjadi bukti tingkat popularitasnya. ''Karena itu kami semua meminta agar Pak Sukawi bersedia untuk dicalonkan sebagai bakal calon gubernur dari Partai Demokrat.'' Giyanto menambahkan, kader dan simpatisan partainya memandang Ketua DPD itu memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi gubernur. Selama ini, waktunya lebih banyak diabdikan untuk kepentingan rakyat. Bukan hanya waktu dan tenaganya, tetapi juga finansialnya. Dari aspek wawasan dan kemampuan kepemimpinannya, dia sudah terbukti dan teruji. Sukawi yang masih menjabat sebagai Wali Kota Semarang telah membuktikan mampu memimpin dan memihak kepada rakyat. Sukawi mengaku cukup terharu terhadap harapan besar yang disampaikan DPC Demak. Ia mengatakan, untuk mengajukan calon membutuhkan dukungan besar dari masyarakat Jawa Tengah. ''Saya tidak menolak, tetapi mari bersama warga mewujudkan harapan besar dari kader Partai Demokrat Demak ini,'' katanya. Sukawi juga mengemukakan hal senada saat ditemui usai melantik DPC Perempuan Demokrat Kudus. Menurut dia, jabatan sebagai kepala daerah merupakan amanah mulia dan memikul tanggung jawab berat. Untuk menjadi gubernur harus memenuhi berbagai kriteria yang tidak gampang. Dia mencontohkan kriteria cerdas, berwawasan luas, siap berkorban, memiliki keperpihakan kepada rakyat dan lainnya. Tunggu Polling Dia menjelaskan, keputusan untuk maju atau tidak harus melihat berbagai aspek. Di antaranya aspek internal untuk melihat potensi kekuatan yang ada. Dalam waktu dekat, partainya akan membuat polling bursa calon gubernur. ''Polling atau jajak pendapat ini akan dimulai sekitar Juni. Kami akan menunggu hasil polling sebelum melangkah lebih lanjut,'' tuturnya. Terkait dukungan partai lain, ia mengatakan belum ada langkah ke arah itu. Akan tetapi, untuk menyukseskan bakal calon, semua partai sudah seharusnya menggalang dukungan, termasuk koalisi lintas partai. (H1,H35-60) |