| Senin, 07 Mei 2007 | NASIONAL |
Pengajuan SBU Anggota GaransiSEMARANG- Badan Pimpinan Pusat Gabungan Rekanan Konstruksi Indonesia (BPP Garansi) membuka pendaftaran bagi anggotanya untuk mengajukan kepemilikan Sertifikat Badan Usaha (SBU) Tahun 2007. Pendaftaran ini didasarkan pada surat Badan Pembinaan Konstruksi dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Departemen Pekerjaan Umum tanggal 30 April 2007. Ketua Umum BPP Garansi Ir HM Abdul Azis SH SE MM menjelaskan, sertifikat tersebut sangat penting karena sebagai salah satu syarat untuk mengikuti lelang pekerjaan bidang konstruksi. "Pendaftaran bisa dilakukan lewat pengurus kabupaten/kota, untuk kemudian secara kolektif dibawa ke provinsi. Asalkan berkas pendaftaran lengkap, maka dalam waktu dua sampai tiga minggu sertifikat akan keluar. Secara teknis, penerbitan SBU akan dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah," katanya usai rapat pengurus di kantor DPP Garansi Jl Tlogosari Raya II/16 Semarang, kemarin. Saat ini, lanjut Abdul Azis, organisasi yang dipimpinnya memiliki lebih dari 2.000 anggota. Dari jumlah itu, yang sudah mempunyai SBU baru 600 orang. Diharapkan, 1.400 anggota lainnya bisa mengajukan SBU pada tahun ini. Pihaknya meminta kepada seluruh BPD Provinsi untuk memfasilitasi para anggotanya dalam mengurus SBU. "Pengurus harus melayani anggota secara baik. Bila perlu kantor buka 24 jam," tandasnya. Pengurus Jateng Terpisah, Ketua BPD Garansi Provinsi Jateng H Gunawan Wibisono Akt didampingi Sekretaris Prihastono Admadi SKom menyambut baik instruksi BPP tersebut. Pihaknya telah meminta kepada seluruh pengurus BPC Kabupaten/Kota se-Jateng untuk membantu dan memfasilitasi para anggotanya dalam pengurusan SBU. Ia menjelaskan, saat ini jumlah anggotanya ada 350 orang. Dari jumlah itu, yang sudah memiliki SBU ada 194 orang. "Yang belum mempunyai sertifikat kami harapkan agar segera mengajukan pendaftaran dalam waktu dekat ini," tuturnya. Menurutnya, keberadaan kantor pusat Garansi di Semarang sebenarnya secara tidak langsung sangat menguntungkan bagi para anggota di Jateng. Sebab, pengurusan surat-surat dan administrasi lainnya bisa lebih mudah karena jaraknya dekat. Ia menambahkan, dalam waktu tidak lama lagi pengurus Jateng akan mengadakan pelatihan dan ketrampilan tenaga pelaksana proyek. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan SDM dan profesionalisme para anggota. "Hal ini sesuai dengan hasil Munas di Semarang beberapa waktu, yang menekankan pentingnya dua aspek tersebut."(D10-41) |