| Senin, 07 Mei 2007 | NASIONAL |
Logo Batas Keraton Selamat dari PencurianKLATEN- Logo kuno sebagai tanda perbatasan wilayah Kasunanan Surakarta dan Keraton Yogyakarta selamat dari pencurian. Benda dari besi yang dipasang di dekat gapura desa itu bertuliskan tahun 1867. Letaknya di perbatasan Dusun Betro, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten dengan Dusun Nganjir, Desa Sambirejo, Gunung Kidul, Yogyakarta. Logo itu sudah berpindah tempat dan diletakkan di dekat gapura. Diduga ada pencuri yang urung membawa benda tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi itu diketahui setelah warga yang tinggal di sekitar lokasi kaget karena benda tersebut tidak berada di tempatnya. Setelah dicari ternyata barang itu berada tidak jauh dari lokasi dan tergeletak begitu saja. Kejadian itu dilaporkan ke balai desa setempat. Lalu, warga bersama perangkat desa membawa barang itu kembali. "Pencurinya tidak tertangkap. Kami sudah melaporkan ke Dinas Purbakala Prambanan," ujar Joko Supono, warga Desa Burikan, Cawas. Di gapura itu terdapat dua logo bertuliskan Kasunanan Surakarta dan Keraton Yogyakarta. Namun yang diambil logo Kasunanan Surakarta. "Apa motifnya, kami juga tidak tahu. Saya kira pencurinya tidak mampu mengangkat logo tersebut dan akhirnya diletakkan kembali," ujar Kepala Desa Burikan, Paimin. Logo itu kini telah diserahkan ke pihak Desa Sambirejo. Warga juga heran untuk apa barang itu bila dicuri. Benda itu bukan terbuat dari emas atau perunggu, melainkan besi biasa. Diketahui, tempat di sekitar gapura perbatasan Kasunanan Surakarta dan Keraton Yogya itu sejak lama digunakan untuk bertapa. Di lokasi itu juga terdapat taman, tapi kurang terawat. Kemungkinan ada orang iseng dan mengira benda itu sudah tak berguna.(H34-60) |