| Senin, 07 Mei 2007 | NASIONAL |
Koordinasi Pembangunan Diakui Masih KurangBOGOR- Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengakui kurangnya koordinasi perencanaan pembangunan antara pusat dan daerah. "Saya mengakui ada kekurangan dalam satu setengah tahun ini," kata Paskah setelah menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, kemarin. Menurut Paskah, Presiden meminta agar kekurangan itu ditutupi dengan mengintensifkan koordinasi antara pusat dan daerah sehingga pembangunan nasional bisa berjalan dengan baik. Koordinasi dengan daerah, menurut dia, sangat diperlukan meski telah diberlakukan otonomi daerah. Selain koordinasi perencanaan pembangunan, lanjutnya, Presiden juga meminta agar Bappenas menjaga semua tugas untuk memberikan program tentang perkembangan ekonomi di daerah. Dia menambahkan pertemuannya dengan Presiden lebih banyak membicarakan tentang kinerja kementerian yang dipimpinnya. "Saya diberi penilaian kinerja selama 1,5 tahun ini," katanya. Meski mengakui kekurangan, dia mengatakan Presiden masih mempercayakan tugas-tugas tersebut kepadanya. "Saya merasa banyak kekurangan, tapi Presiden menilai karena saya mau belajar, Presiden menganggap bisa meneruskan kinerja," kata Paskah yang juga aktif di Partai Golkar itu.(ant-60) |