| Senin, 07 Mei 2007 | SEMARANG |
DPRD Menilai Kinerja Eksekutif Tak Optimal
GEDUNG DEWAN- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) telah melakukan perhitungan bahwa dari total Rp 290 miliar dana APBD 2006 yang telah direalisasikan pada tahun lalu, masih tersisa sekitar Rp 50 miliar. Pansus menilai, sisa anggaran yang cukup besar itu menunjukkan eksekutif tidak menjalankan tugasnya secara optimal. Ketua Pansus LKPj APBD 2006 DPRD Salatiga, Drs Kasmun Saparaus MSi berharap, pada tahun anggaran mendatang eksekutif lebih cermat mengajukan anggaran, sehingga realisasi sesuai dengan pengajuan. ''Percuma kalau dana yang diajukan dan diperjuangkan bersama tidak digunakan,'' katanya kemarin. Dijelaskannya, awalnya Pansus LKPj menduga sisa anggaran tahun 2006 hanya sekitar Rp 15 miliar. Tetapi setelah dihitung dengan cermat, ternyata mencapai Rp 50 miliar. Jumlah anggaran yang tersisa tersebut berasal dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Efisiensi Kepala Kantor Inkom Drs Petrus Resi MSi mengatakan, sisa anggaran mencapai Rp 50 miliar bukan karena rencana program kerja tidak dilaksanakan atau karena kinerja kurang optimal. Sisa anggaran muncul karena efisiensi dan penghematan penggunaan anggaran. ''Sekarang ini aturan penggunaan anggaran harus jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga eksekutif sangat berhati-hati. Sisa anggaran itu akan dikembalikan ke kas daerah.'' LKPj 2006 telah disampaikan Wawali John Manoppo SH, dalam sidang paripurna DPRD pekan lalu. Selain memaparkan penggunaan anggaran, Wawali juga menyampaikan tugas dinas, guna perbaikan pada masa berikutnya. (H2-74) |