| Senin, 07 Mei 2007 | SEMARANG |
Uji Coba Dilakukan Bulan IniVideotron Dilengkapi Papan Informasi ProyekSEMARANG - Sebagian pertanyaan masyarakat atas proyek yang tengah digarap pada bekas Bundaran Air Mancur sedikit terjawab. Sejak beberapa hari lalu, pelaksana proyek telah memasang papan informasi, yang menjelaskan pekerjaan yang mereka lakukan. Papan yang ditancapkan pada sisi barat daya videotron itu bertuliskan ''Proyek Videotron, Air Mancur, & Taman''. Di bawahnya tertera nomor izin mendirikan bangunan (IMB), spesifikasi proyek, dan nama pelaksana proyek, yakni PT Aji Guna Jaya. Seperti tertulis pada papan informasi tersebut, proyek videotron mengantongi IMB No AGD.649.1/ 10/PTD/ 2006. Adapun spesifikasi proyek yang digarap, terdiri atas pembuatan konstruksi berbentuk segitiga dengan tinggi menara 15 meter, taman bergaris tengah 19 meter yang dilengkapi air mancur, dan videotron 5 x 10 x 2 meter. PT Aji Guna Jaya, sebagai pelaksana proyek juga menyertakan gambar konstruksi videotron, yang terdiri atas tampak muka, potongan, dan atas. Dari gambar itu terlihat konsep pembangunan videotron, termasuk pengadaan air mancur dan taman yang mengelilinginya. Tentang pemasangan papan informasi itu, Direktur PT Aji Guna Jaya, Irenius Ike Santoso menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. Dengan papan itu, masyarakat bisa tahu persis apa dan bagaimana proyek yang dikerjakan. ''Dengan gambar-gambar yang kami sertakan, kami berharap, masyarakat tidak lagi bertanya-tanya,'' papar Ike, baru-baru ini. Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono menyatakan, pembangunan videotron mestinya dilengkapi dengan papan informasi yang menjelaskan keberadaan proyek tersebut. Walaupun ditangani sepenuhnya oleh swasta, menurut dia, proyek videotron tetap perlu dilengkapi papan informasi, seperti proyek-proyek pemerintah. ''Sebab, videotron berada di ranah publik, yakni pada lahan yang dimiliki Pemkot. Publik perlu tahu, apa yang sedang dikerjakan di sana,'' kata Agung. Uji Coba Tentang uji coba yang sebelumnya direncanakan akhir April, Ike mengungkapkan, hal itu belum bisa dilakukan. Sebab, masih ada komponen pompa untuk operasional air mancur yang belum terkirim. ''Tapi, saya pastikan, Mei ini uji coba sudah bisa dilakukan,'' katanya. Ike menyatakan, tantangan terbesar pada proyek yang dikerjakannnya itu adalah menyinergikan air mancur dan videotron. ''Mewujudkan itu bukan hal yang gampang. Salah-salah bisa bocor dan itu akan membuat videotron macet. Hal itu pula yang membuat pelaksanaan pekerjaan molor dari dua setengah bulan menjadi sekitar empat bulan,'' tandasnya. (H9-62) |