logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Mei 2007 KEDU & DIY
Line

Diteliti, Danau Purba di Sekitar Borobudur

BOROBUDUR-Tim Geologi dari Universitas Pembangunan Negeri ( UPN) Yogyakarta, mengadakan penelitian untuk mencari bukti-bukti adanya danau purba di sekitar Candi Borobudur.

Salah seorang ahli geologi, Ir Helmy Murwanto Msi, mengemukakan, penelitian 1995 menemukan data danau purba yang terbentang 4 km utara dan selatan dari candi dan 3,5 km barat dan timur candi.

"Penelitian kali ini untuk mengkaji penyebab terjadinya perubahan lingkungan danau menjadi dataran Borobudur," katanya, kemarin.

Dari hasil penelitian yang dilakukannya, ditemukan sejumlah kesimpulan yang mengarah pernah terjadi adanya danau dengan ditemukannya sedimen batu lempung hitam yang mengandung serbuk sari (pollen) dari tanaman rawa, fosil serta gas rawa.

Selain itu, adanya rembesan air asin dari rekahan batu yang masih bisa dilihat di Desa Candirejo, dan Desa Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, dianggap sebagai bukti ilmiah bahwa di dekat Candi Borobudur pernah ada sebuah danau atau rawa.

Menurut dia, sejumlah nama desa di Kecamatan Borobudur diyakini juga ada hubungannya dengan danau purba. Misalnya, Sabrang Rowo, Tanjung dan Bumi Segoro.

Ia memperkirakan ujung utara danau sampai Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, sedangkan selatan hingga Pegunungan Menoreh. Ke arah timur sampai Jembatan Klangon, dan barat hingga Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran.

Penelitian dilakukan dengan cara mengebor tanah sampai kedalaman 10 meter, antara lain di sekitar Desa Wanurejo, di belakang Kantor DPU, lokasi pertemuan arus Sungai Elo dan Progo.

Ia menduga, danau purba di Borobudur ada sejak 22.000 tahun silam dan berakhir pada akhir Abad ke-13 . Faktor penyebabnya, aktivitas gunung yang ada di sekitar danau tersebut yang menyemburkan material letusan.

Letusan material gunung-gunung di sekitar danau berangsur-angsur mengendap, kemudian menjadi kering pada akhir abad ke-13. (pr-21)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA