logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Mei 2007 BANYUMAS
Line

Massa Aliansi Cinta Merah Putih Datangi Unsoed

PURWOKERTO-Puluhan orang yang mengaku dari kelompok Aliansi Masyarakat Banyumas Cinta Merah Putih, Sabtu (5/5) mendatangi kampus Unsoed Purwokerto. Mereka ingin berdialog langsung dengan Rektor Pof Dr Ir Soedjarwo, terkait surat protes yang mereka kirimkan sebelumnya.

Kedatangan rombongan sekitar pukul 10.30 itu, disambut rektor dan jajarannya di ruang tamu rektorat. Begitu ketemu, massa langsung meminta dukungan rektor atas sikap yang mereka keluarkan menanggapi demo mahasiswa pada hari Pendidikan Nasional, 2 Mei.

Aksi tersebut dipimpin Slamet Widiono, mereka membawa sejumlah bendera merah putih dan spanduk bernada tuntutan. Dihadapan rektor, dia menyatakan agar rektor tegas menindak mahasiswa yang ingin menjadikan Unsoed sebagai ajang untuk pengorganisasian massa yang justru bisa merusak citra kampus tersebut.

Rektor Mendukung

Rektor menyatakan, mendukung perjuangan yang dilakukan setiap kelompok masyarakat untuk mempertahankan kecintaan terhadap merah putih. ''Untuk kelompok-kelompok ekstrakampus juga akan kita awasi agar bisa tertib lagi dalam menjalankan kegiatan dan organisasinya,'' ujar Soedjarwo.

Sementara itu, dalam siaran persnya, Forum Mahasiswa Peduli Pendidikan Banyumas (FMPPB) membantah kalau aksi yang dilakukan hanya bertujuan untuk menurunkan bendera merah putih, di alun-alun Purwokerto 2 Mei lalu.

Juru bicara FMPPB, Bagus M mengatakan, rencana pengibaran bendera setengah tiang itu hanya sebagai bentuk sikap keprihatinan atas buruknya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di tanah air.

Secara subastansi, kata dia, yang diperjuangkan mahasiswa adalah masalah pendidikan. Bukan sekadar masalah penurunan bendera yang akhirnya dipersoalkan.

Dalam kesempatan itu, gabungan dari aliansi organisasi mahasiswa yakni KAMMI, HMI MPO, IMM, FMN dan PMII ini menegaskan kembali, bahwa perjuangan menuntut alokasi pendidikan 20 persen dan adanya jaminan dari pemerintah bahwa pendidikan harus berpihak ke rakyat harus terus dilakukan. Termasuk merangkul kelompok cinta merah putih. (G22-21)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA