SUARA MERDEKA
 
INDEKS KEDU & DIY Kamis, 03 Mei 2007

YOGYAKARTA - Pencabutan subsidi pendidikan menjadikan rakyat miskin, kalangan menengah ke bawah, terutama anak-anak buruh, tani, kaum miskin kota, tak bisa menikmati belajar di sekolah.

KEBUMEN - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen serius menggarap pertanian organik. Sebanyak 80 petani didiklat menjadi fasilitator untuk menyosialisasikan program tersebut.

YOGYAKARTA - Pendidikan gratis tampaknya hanya tinggal mimpi. Bahkan Ketua Komisi D DPRD DIY Nasrullah Krisnam mengatakan, ''Jangankan gratis, pendidikan murah saja sangat susah terwujud.''

TEMANGGUNG- Pengadaan buku pelajaran bagi siswa SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK tahun ajaran 2007/2008 di Kabupaten Temanggung, senilai Rp 5,6 miliar akan dilakukan melalui lelang terbuka. Dengan sistem tersebut diharapkan akan lebih efisien dan efektif.

WONOSOBO- Dalam waktu singkat, Polres Wonosobo berhasil membekuk dua tersangka penjambret uang gaji karyawan Kecamatan Kaliwiro. Bahkan polisi bertindak tegas dengan menembak kaki kedua tersangka yang berusaha kabur.

YOGYAKARTA- Seorang bayi kembar lima kembali meninggal, Selasa (1/2). Sehari sebelumnya salah seorang bayi dari kelimanya juga meninggal. Jadi, kini hanya tinggal tiga yang masih hidup dan berada di ruang inkubator.

MAGELANG - Secara bertahap, pedagang yang meninggalkan pasar penampungan di Jalan Beringin VI, dengan alasan sepi pembeli (SM 2/5), akan dikembalikan ke tempatnya semula. ''Tahap pertama adalah menutup bagian depan Pasar Gotong Royong yang akan direnovasi dengan seng, sehingga tidak bisa dijadikan tempat jualan lagi,'' kata Kepala Pasar Gotong Royong, Purwadi, kemarin.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA