| Kamis, 03 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Kualifikasi PONPABBSI Siapkan 26 AtletSEMARANG- Menghadapi babak kualifikasi PON yang akan digelar 19 Mei di Jakarta, Pengda Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi, dan Binaraga (PABBSI) Jateng menyiapkan 26 atlet. Mereka kini telah melakukan TC sentralisasi selama 1,5 bulan di Jatidiri dan Ryu Gym. Sekum Pengda PABBSI Jateng Nurwinto menjelaskan, jumlah atlet yang disiapkan itu terdiri atas 11 atlet angkat besi, delapan atlet binaraga, dan tujuh atlet angkat berat. Mereka ditargetkan meraih tiket di kelasnya masing-masing. Dia menyebutkan dari semua atlet yang disipakan itu, sebelumnya melaui proses seleksi daerah (selekda) yang digelar di Kompleks GOR Jatidiri beberapa waktu lalu. Hasilnya, terpilih 26 atlet sesuai jatah yang diberikan KONI Jateng. "Para atlet yang digodok itu telah diseleksi ketat dari berbagai daerah. Mudah-mudahan dari latihan tersebut kita bisa berbuat yang terbaik. Kita tetap memasang target meloloskan sebanyak mungkin atlet Jateng,'' harapnya. Disinggung target lolos, Nurwinto menyebut ada beberapa kelas yang dipandangnya berpotensi lolos ke Kaltim baik itu angkat berat, angkat besi, maupun binaraga. (H32-28) Renang Targetkan 15 EmasSEMARANG- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jateng tidak muluk-muluk mematok target dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang 2007 di Surabaya, hari ini hingga Minggu (3-6 Mei). Di ajang tersebut, Jateng mengincar minimal 15 medali emas atau setidaknya bisa menempati posisi runner up. Senin pagi lalu, rombongan perenang yang terdiri atas 57 atlet dilepas Gubernur Jateng H Mardiyanto di Halaman Kantor Gubernuran. ''Kami sudah memperhitungkan kekuatan tim. Minimal, 15 emas bisa kami bawa pulang. Kami ingin mengangkat prestasi renang Jateng di mata nasional,'' tutur Ketua Pengprov PRSI Jateng Ir Tutuk Kurniawan. Perenang-perenang yang dijagokan meraih medali emas antara lain Shelomita, Margareta, Armaini Yusita, Guntur, Andrey, Angga, dan Tedo. Target 15 emas tersebut dinilai cukup realistis, mengingat daerah lain seperti Jawa Timur dan DKI Jakarta juga punya perenang-perenang andal. Meski demikian, Tutuk tetap optimistis bisa memenuhi target tersebut. ''Dari kejurnas ini, kami bisa mengukur kekuatan perenang Jateng yang akan bersaing di PON mendatang. Kami berharap mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Jateng,'' harap pengusaha taksi itu. (H13-28) |