logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 03 Mei 2007 OLAHRAGA
Line

Jateng Kehilangan Empat Atlet Emas

SEMARANG- Menghadapi PON XVII/2008 di Kaltim, Jateng pasti kehilangan empat atlet potensial. Empat atlet tersebut pindah ke daerah lain. Padahal, mereka berpeluang menyabet medali emas.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jateng, Mugio Hartono menjelaskan, keempat atlet tersebut resmi pindah setelah diputuskan melalui Badan Arbitrase KONI beberapa waktu lalu. Mereka adalah Wawan dan Apilia (dansa), Billy Afrianto (renang), dan Rini Budiarti (atletik).

"Keempat atlet itu akan memperkuat tuan rumah Kalimantan Timur pada PON XVII mendatang. Dari mereka sebenarnya bisa meraup minimal empat medali emas. Kami telah berupaya menahan, namun para atlet itu tetap ngotot ingin pindah sehingga kami pun melepasnya," kata Mugio.

Pihaknya juga telah menahan atlet yang ingin hengkang ke daerah lain. Jika dihitung, sedikitnya 39 atlet dari 17 cabang olahraga berhasil ditahan dengan estimasi medali yang akan mereka raih berkisar 39 emas.

Adapun upaya penarikan atlet potensial yang telah dilakukan KONI menghasilkan 19 orang dari 11 cabang. Mereka diharapkan mampu menyumbang 25 medali emas. Para atlet itu di antaranya Kresna Bhayu (judo) dan Margaretha Herawati (renang)

Jawa Tengah menargetkan minimal meraih 86 medali emas di PON 2008 untuk mewujudkan ambisi tiga besar. Dari jumlah tersebut, kata dia, 56 emas yang diraih Jateng dari PON 2004 minimal bisa dipertahankan 90%, sedangkan sisanya (25 emas) dari atlet Jateng yang kembali. Sepuluh medali emas lain diperkirakan dari atlet pelatnas.

Sampai akhir April, kata dia, atlet Jateng yang sudah lolos ke PON sebanyak 121 orang dari sembilan cabang olahraga. Cabang tersebut adalah bulu tangkis (13), balap motor (4), golf (2), sepak takraw (18), berkuda (11), menembak (28), atletik (21), judo (11), dan balap sepeda (13). Khusus untuk bulu tangkis dan balap motor, atlet yang lolos didasarkan pada kuota dari KONI Pusat. (H32-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA