| Kamis, 03 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Reina, Spesialis Adu PenaltiLIVERPOOL - Ketika Jose ''Pepe'' Reina menggusur pahlawan juara Liga Champions 2005, Jerzy Dudek, banyak yang kaget. Namun, kiper Spanyol itu membuktikan diri sebagai pilihan terbaik. Kemenangan 4-1 Liverpool atas Chelsea dalam adu penalti, setelah total skor imbang 1-1 di Anfield, Rabu dini hari WIB kemarin, tak lepas dari kontribusi Reina. Yang jelas, bukan kali ini saja kiper pelontos itu mengukir prestasi. Reina didatangkan pelatih Rafael ''Rafa'' Benitez pada 2005 dari Villarreal. Penjaga gawang bernama lengkap Jose Manuel Reina Paez itu diberi gelar "yang terbaik dari Spanyol" oleh Rafa, dan diplot sebagai kiper utama. Sebelum ke Anfield, Reina sudah berprestasi. Pada saat berusia 18 tahun, dia melakukan debutnya bersama Barcelona, dan tampil di semifinal Piala UEFA 2000-2001. Uniknya, lawan yang dihadapinya saat itu adalah Liverpool. Disia-siakan Barca, pemain kalem ini lantas dipinjamkan ke Villarreal. Setelah dipermanenkan pada 2004, musim terbaiknya pun datang. Villarreal sukses dikawal ke Liga Champions 2004-2005, dan mementahkan tujuh dari sembilan tendangan penalti yang dihadapinya. Rekor Klub Musim pertamanya bersama The Reds tak kalah bersinar. Reina membuat rekor klub, yakni kiper pertama yang melakukan clean sheet di tujuh pertandingan berturut-turut. Debutnya di tim nasional (timnas) senior dilakoni tatkala melawan Uruguay pada 17 Agustus 2005 dengan kemenangan 2-0 untuk Spanyol. Pada akhir musim 2005-2006, catatan emas kembali ditorehkannya dengan meraih gelar kiper terbaik Liga Primer Inggris. Dia mengungguli kiper Manchester United Edwin van der Sar dan mantan penjaga gawang terbaik sebelumnya, Petr Cech dari Chelsea. Pada musim lalu dia mempersembahkan Piala FA untuk The Reds. Setelah bermain 3-3 menghadapi West Ham United, Reina menggagalkan tiga dari empat penalti lawan. Sukses itu berlanjut musim ini. Dua eksekutor Chelsea ditaklukkannya dalam adu penalti sehingga memastikan langkah Liverpool ke final Liga Champions. Sebelumnya, Reina juga menggagalkan peluang Didier Drogba dalam duel satu lawan satu. "Pepe Reina merupakan kiper yang selalu tampil bagus dalam menghadapi penalti," kata Rafa tentang kiper nomor dua Spanyol itu. (rtr,A7-31) |