| Kamis, 03 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Bremen Pantang MenyerahBERLIN - Manajer Werder Bremen Klaus Allofs menyatakan semua belum usai, meski timnya kini mengalami defisit 0-3 pada saat menjamu Espanyol dalam laga kedua semifinal Piala UEFA di Weserstadion, Jumat dini hari WIB nanti. Pada partai kedua semifinal lain, juara bertahan Sevilla akan menunggu kedatangan Osasuna. Dalam laga pertama antardua klub Spanyol itu, Osasuna menang 1-0. Allofs menegaskan, Torsten Frings cs akan tampil menyerang sejak menit pertama. Dia mengakui, defisit tiga gol membuat langkah pasukan Thomas Schaaf semakin berat. "Semua belum berakhir, dan kami harus bertarung dengan gigih tanpa mempedulikan hasil sebelumnya,'' jelasnya. Tak Gentar Espanyol punya pengalaman buruk pada 1988 ketika jumpa Bayer Leverkusen di Piala UEFA. Unggul 3-0 pada pertandingan pertama, mereka kemudian menyerah dengan skor yang sama dalam pertemuan kedua. Leverkusen akhirnya menang lewat adu penalti. Pelatih Espanyol Ernesto Valverde tak gentar menghadapi ketangguhan Bremen di kandang sendiri. Akan tetapi, dia mengingatkan para pemainnya untuk tetap waspada. Pada Piala UEFA musim ini, anak-anak asuhan Valverde belum pernah kalah. Prestasi Bremen di Weserstadion memang menakutkan. Frings cs berhasil memenangi lima pertandingan terakhir di level Eropa. Mereka pernah memukul Ajax Amsterdam 3-0, dan membekap AZ Alkmaar 4-1. Tim tuan rumah akan mengandalkan striker Miroslav Klose. Sementara Espanyol kembali berharap pada ketajaman penyerang asal Uruguay, Walter Pandiani. Pandiani saat ini memimpin top scorer dengan 11 gol. (rtr,A7-31) |