| Kamis, 03 Mei 2007 | OLAHRAGA |
Liverpool Bukan Klub KecilLIVERPOOL - Liverpool memberi jawaban paling telak untuk Jose Mourinho. Sukses The Reds lolos ke final Liga Champions musim ini jelas-jelas menganulir komentar manajer Chelsea itu tentang sejarah Liverpool. Sebagian komunitas Liverpool sakit hati, sebagian lainnya malah tertawa geli, mendengar ucapan Mourinho menjelang pertemuan kedua tim pada laga kedua semifinal Champions League, Rabu dini hari WIB kemarin. Pria Portugal itu menyebut Liverpool klub kecil karena cakupan gelar bergengsinya tak lengkap. Dia mengatakan itu dengan merujuk pada data bahwa di tahun-tahun terakhir prestasi Merseysiders "cuma" di level turnamen (piala). Tak heran kalau omongan itu mendapat reaksi keras dari pihak Liverpool. Manajer Rafael ''Rafa'' Benitez bahkan sampai mengatakan "Kami dulu berteman, tapi sekarang tidak". "Dia melakukan sebuah kesalahan besar dengan membicarakan sejarah klub kami," ujar Rafa. "Sejarah kami sungguh luar biasa. Dia tak boleh mengatakan apa pun soal itu. Dalam tiga tahun terakhir kami memenangi empat trofi juara," imbuhnya. Penegasan Jawaban Rafa menegaskan lagi jawabannya itu pada pertandingan di Anfield. Berkat racikan strateginya, dan perjuangan Steven Gerrard cs di lapangan, The Reds menang 4-1 dalam adu penalti setelah unggul 1-0, tapi seri 1-1 secara keseluruhan. Chelsea, yang prestasi terbaiknya di Liga Champions adalah babak semifinal, tersingkir dari kompetisi paling bergengsi di Eropa ini. Sebaliknya, Liverpool menembus final dan berpeluang menambah titelnya menjadi enam. "Itulah gunanya Jose Mourinho. Dia selalu membuat kita bisa tertawa sejenak," tutur Steven Gerrard, kapten The Reds, selepas memimpin rekan-rekannya memetik kemenangan di hadapan pendukung fanatiknya. Dia lalu menambahkan, ''Saya pikir dia sedikit melecehkan kami dengan mengatakan kami klub kecil. Namun Anda lihat, sebuah klub kecil mampu masuk final Eropa dua kali dalam tiga tahun.'' (rtr,A7-31) |