| Kamis, 03 Mei 2007 | NASIONAL |
Gus Dur Adukan Kalla ke Polda
JAKARTA - Merasa dicemarkan nama baiknya, mantan Presiden RI KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) kemarin mengadukan Wapres Jusuf Kalla (JK) ke Polda Metro Jaya. Laporan Gus Dur dilakukan tim pengacaranya yang diketuai M Ikhsan Abdullah. ''Kami melaporkan Wapres Jusuf Kalla atas pernyataan beliau di media massa dan website yang merugikan Gus Dur. Itu sebuah pencemaran nama baik,'' kata Ikhsan di Mapolda Metro Jaya, kemarin. Menurutnya, Kalla dilaporkan karena yang bersangkutan tidak menunjukkan iktikad baik untuk menanggapi somasi yang telah dilayangkan pihak Gus Dur. Padahal sudah cukup banyak waktu yang diberikan kepada Kalla untuk mengklarifikasi pernyataannya. ''Tidak pernah ada sedikitpun upaya Kalla untuk menghubungi kami guna mengklarifikasi, apalagi minta maaf. Padahal kalau Gus Dur-Kalla sudah bisa ketemu saya rasa bisa selesai,'' tambah Ikhsan. Dia akan menggugat Kalla secara perdata yang rencananya dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pekan depan. Ditanya berapa rupiah nilai gugatan, dengan diplomatis Ikhsan mengatakan, karena nilai Gus Dur mahal, maka nilai gugatan itu sangat tinggi. ''Pokoknya nlainya tinggi. Tapi kalau satu triliun, ya Kalla tidak punya uang segitu.'' Pernyataan Kalla yang dianggap mencemarkan nama baik Gus Dur adalah ketika Kalla mengatakan bahwa semasa dirinya menjadi Kabulog dan Memperindag, Gus Dur pernah meminta uang, akan tetapi dia menolak. Akibatnya, Kalla diberhentikan Gus Dur. Akan Pelajari Menanggapi laporan Gus Dur tersebut, Jusuf Kalla mengatakan akan mempelajarinya. ''Tentu ya akan kita pelajari pengaduannya, itu saya katakan pengalaman hidup. Kita kan menghargai Gus Dur, saya pernah bilang kita sayang sama Gus Dur,'' kata Kalla di Istana Wapres, kemarin. Menurutnya, tidak ada maksud sedikit pun darinya untuk mendeskreditkan Gus Dur. Kalla mengaku hanya bermakud menjelaskan soal korupsi di Bulog. ''Saya tidak bermaksud membuat Gus Dur tersinggung. Kita hanya apa adanya saja kok,'' kata Kalla. Ditanya apakah akan ada pertemuan dengan Gus Dur, Kalla menjawab tidak ada, karena tidak ingin merepotkan Gus Dur. ''Enggak ya, Gus Dur kan suka ngomong, ah kok repot-repot amat (ketemu-red),'' katanya.(F4-49) | ||||