| Kamis, 03 Mei 2007 | KEDU & DIY |
MPM Garap Pertanian OrganikKEBUMEN - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen serius menggarap pertanian organik. Sebanyak 80 petani didiklat menjadi fasilitator untuk menyosialisasikan program tersebut. Pelatihan diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sruweng dibuka Sekretaris PDM Kebumen M Abduh Hisyam SAg, dan menghadirkan nara sumber pakar pertanian MPM Pusat Drs M Ikbal Tuasikal serta Ir Safii Latukonsina. Ketua Panitia Gito Prasetyo ST, kemarin menjelaskan, pelatihan terakhir diikuti 80 peserta berlangsung di Jabres Sruweng sebagai program lanjutan. Para fasilitator itu diharapkan menularkan ilmunya kepada petani yang tersebar di pedesaan. Gito yang juga anggota Komisi B DPRD Kebumen mengatakan, beberapa materi yang disampaikan instruktur antara lain membuat pupuk dari larutan kotor menggunakan bahan dari buah-buahan dan kotoran kambing sebagai pupuk organik. Pupuk organik dipilih karena dari segi harga relatif murah. Pupuk jenis ini tidak memiliki sifat merusak. Hal itu sangat berbeda dengan pupuk kimia yang berakibat pada kerusakan keseimbangan ekosistem serta penurunan kesuburan tanah. Bahkan kekebalan hama makin meningkat. (B3-21) |