logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 03 Mei 2007 INTERNASIONAL
Line

Turki Gelar Pemilu Dipercepat

ANKARA - Partai berkuasa Adelet ve Kalkinma (AK - Keadilan dan Pembangunan) Rabu kemarin menetapkan jadwal pemilu legislatif dipercepat pada 24 Juni. Keputusan itu untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat antara pemerintahan berhaluan islamis dan elite sekuler.

Partai AK juga akan mengusulkan pemilihan presiden secara langsung, bukan melalui parlemen. Ketegangan politik di Turki meningkat setelah militer mengancam intervensi pemilihan presiden yang kisruh akibat boikot oposisi. Unjuk rasa besar-besaran antipemerintah oleh sejuta warga ikut menambah panas suasana.

Perdana Menteri Tayyip Erdogan Selasa lalu menyatakan akan menggelar pemilu dipercepat setelah Mahkamah Konstitusi menganulir hasil voting pemilihan presiden. Kandidat presiden dari Partai AK Menteri Luar Negeri Abdullah Gul juga berasal dari kubu islamis, dan mendapat tentangan keras dari oposisi sekuler.

''Mempercepat pelaksanaan pemilu akan meredakan situasi ketidakpastian,'' kata Ketua Majelis Agung Nasional (parlemen) Bulent Arinc. ''Keputusan itu sesuai dengan harapan rakyat akan kepercayaan dan stabilitas.''

Partainya telah menyerahkan usulan jadwal pemilu itu ke parlemen. Jadwal semula pemilu adalah 4 November. Partai AK berobesi memenangi lagi pemilu ini setelah lima tahun berkuasa.

Keputusan untuk pemilu dipercepat diharapkan juga akan meredakan gejolak pasar keuangan setelah sempat anjlok dua hari terakhir ini. ''Ketidakpastian politik menjadi isu utama, baik mengenai pemilu dipercepat maupun pemilihan presiden. Pasar masih tetap hati-hati,'' kata Umit Sener, manajer portofolio Yatirim Finansman di Istanbul.

Kemelut politik juga berdampak pada proses pembicaraan mengenai keanggotaan Turki di Uni Eropa.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA