SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Selasa, 01 Mei 2007

TERUS terang gua tak bisa menemukan kata-kata untuk mengartikan cinta. Tapi, tanpa cinta, tak mungkin gua ada di sini ketemu kalian semua. Buktinya gua bisa tampil di 'Romantis Duo' bareng Bunga Citra Lestari," ujar Rio Febrian, sebelum berolah vokal di Hugo's Cafe, Semarang, Sabtu (28/4) malam.

JUMAT (27/4) malam, pengunjung Tung De Blang, Jalan Sultan Agung 107, Semarang, terlena oleh sajian musik bernuansa Jamaika. Kendati terdengar pula irama R&B, tembang reggae jadi penghibur hati yang paling tak terlewatkan.

BANYAK band lokal acap tampil secara lip-sync. Ya, mereka cuma menggerakkan bibir dan menambahkan suara dari lagu asli. Banyak pula yang melakukan looping, memotong bagian musik asli dan menggabungkannya, atau minus-one , menghilangkan vokal dari musik asli.

KEMBALI OM Ken Arok asyik pentas keliling "Djarum 76 Goyang on the Truck". Jumat (27/4) malam, mereka tampil di Lapangan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura. Hujan deras sejak sore tak menyurutkan para penggemar Ken Arok.

DORCE GAMALAMA, tahun lalu, memecahkan rekor Muri dengan mengeluarkan sembilan album sekaligus. Kini, aktris serbabisa itu malah merilis album lebih banyak. Sebelas album sekaligus.

AGNI PRATISTHA, kemarin, bertolak ke Meksiko untuk mengikuti ajang Miss Universe. Sebagai peserta, Puteri Indonesia harus pula menjalani sesi swimsuit. "Agni nggak mau terlalu mikirin soal baju renang.

BURUBABIBARURUSARUBAH, burubabibarurusarubah." Berkali ulang Uly Atria, siswi kelas XI SMA 2, mengucapkan bunyi itu. Berkali ulang pula dia gagal melakukan secara sempurna. 

PENYAIR baca sajak di pinggir kali? Ya, Edhie Prayitno Ige, Slamet Priyatin, dan Achiar M Permana berpuisi di pinggir Kali Garang, di halaman Omahpring Bowo Kajangan, Kampung Talangsari IV, Gajahmungkur, Semarang.

HERRY Muncang Novianto menggelar pameran ''Muncang Pameran Drawing'' di Galeri Seni Rupa TBJT, Surakarta, Jumat-Senin (27-30/4). Karya-karya Muncang menguarkan kegetiran yang terpicu oleh keprihitanan atas kepudaran seni tradisi.

UNTUK kesekian kali, Wek-wek kembali dipentaskan di Kudus. Naskah Anton Chekov yang diadaptasi D Djajakusuma itu dipentaskan di Padepokan Seni Murni Asih (Pasma), Minggu (29/4) malam, oleh Sanggar Kahanan SMA 1 Mejobo. Kudus.

BLITAR - Teater Djarum dan beberapa penyair yang menjadi pekerja PT Djarum Kudus berpartisipasi pada Festival Sastra Buruh, 30 April-1 Mei, di Desa Gogodesa, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kemarin malam, mereka bersama beberapa seniman berlatar belakang buruh pentas dalam festival itu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA