|
|
TERUS terang gua tak bisa menemukan kata-kata untuk mengartikan
cinta. Tapi, tanpa cinta, tak mungkin gua ada di sini ketemu kalian
semua. Buktinya gua bisa tampil di 'Romantis Duo' bareng Bunga Citra
Lestari," ujar Rio Febrian, sebelum berolah vokal di Hugo's Cafe,
Semarang, Sabtu (28/4) malam.
|
 |
JUMAT (27/4) malam, pengunjung Tung De Blang, Jalan Sultan Agung
107, Semarang, terlena oleh sajian musik bernuansa Jamaika. Kendati terdengar
pula irama R&B, tembang reggae jadi penghibur hati yang paling tak
terlewatkan.
|
 |
BANYAK band lokal acap tampil secara lip-sync. Ya, mereka
cuma menggerakkan bibir dan menambahkan suara dari lagu asli. Banyak pula
yang melakukan looping, memotong bagian musik asli dan menggabungkannya,
atau minus-one , menghilangkan vokal dari musik asli.
|
 |
KEMBALI OM Ken Arok asyik pentas keliling "Djarum 76 Goyang
on the Truck". Jumat (27/4) malam, mereka tampil di Lapangan Kopassus
Kandang Menjangan, Kartasura. Hujan deras sejak sore tak menyurutkan para
penggemar Ken Arok.
|
 |
DORCE GAMALAMA, tahun lalu, memecahkan rekor Muri dengan mengeluarkan
sembilan album sekaligus. Kini, aktris serbabisa itu malah merilis album
lebih banyak. Sebelas album sekaligus.
|
 |
AGNI PRATISTHA, kemarin, bertolak ke Meksiko untuk mengikuti
ajang Miss Universe. Sebagai peserta, Puteri Indonesia harus pula menjalani
sesi swimsuit. "Agni nggak mau terlalu mikirin
soal baju renang.
|
 |
BURUBABIBARURUSARUBAH, burubabibarurusarubah." Berkali ulang
Uly Atria, siswi kelas XI SMA 2, mengucapkan bunyi itu. Berkali ulang pula
dia gagal melakukan secara sempurna.
|
 |
PENYAIR baca sajak di pinggir kali? Ya, Edhie Prayitno Ige, Slamet
Priyatin, dan Achiar M Permana berpuisi di pinggir Kali Garang, di halaman
Omahpring Bowo Kajangan, Kampung Talangsari IV, Gajahmungkur, Semarang.
|
 |
HERRY Muncang Novianto menggelar pameran ''Muncang Pameran Drawing''
di Galeri Seni Rupa TBJT, Surakarta, Jumat-Senin (27-30/4). Karya-karya
Muncang menguarkan kegetiran yang terpicu oleh keprihitanan atas kepudaran
seni tradisi.
|
 |
UNTUK kesekian kali, Wek-wek kembali dipentaskan di Kudus.
Naskah Anton Chekov yang diadaptasi D Djajakusuma itu dipentaskan di Padepokan
Seni Murni Asih (Pasma), Minggu (29/4) malam, oleh Sanggar Kahanan SMA
1 Mejobo. Kudus.
|
 |
BLITAR - Teater Djarum dan beberapa penyair yang menjadi pekerja
PT Djarum Kudus berpartisipasi pada Festival Sastra Buruh, 30 April-1 Mei,
di Desa Gogodesa, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kemarin malam, mereka bersama beberapa seniman berlatar belakang buruh
pentas dalam festival itu.
|
|