| Selasa, 01 Mei 2007 | NASIONAL |
Mundur dari Partai PeloporRachma Tunggu Peluang Pemilu 2009BOGOR- Rachmawati Soekarnoputri menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai Pelopor sebagai konsekuensi keputusannya menerima jabatan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Untuk Pemilu 2009, putri ketiga Bung Karno itu akan melihat peluang untuk maju pada pemilihan presiden (pilpres). Termasuk kemungkinan berduet dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan Rachmawati sambil terisak di depan peserta Rapimnas Partai Pelopor di Cisarua, Bogor, Senin (30/4) sore. ''Pengunduran diri ini sebagai konsekuensi adanya panggilan tugas negara yang harus saya emban, yakni sebagai anggota Wantimpres berdasarkan Keppres No.28/M/2007 tanggal 26 Maret 2007,'' katanya. Sesuai UU No 19/2006, Wantimpres tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai ketua umum parpol, yayasan, maupun pimpinan LSM dan pengusaha. ''Sebagai seorang negarawan, saya terhitung mulai 1 Mei 2007 menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Pelopor,'' tambahnya. Selanjutnya, ia menunjuk Sekjen Eko Surjo Santjojo BBA sebagai pelaksana harian sampai dibentuknya pengurus baru DPP pada Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Pelopor yang menurut rencana akan diadakan akhir Mei ini. Sebelum meninggalkan partai yang didirikannya, dia menitipkan kepada peserta Rapimnas untuk membahas dan memutuskan langkah partai ke depan, khususnya menghadapi Pemilu 2009. Partai Pelopor termasuk salah satu partai yang tidak lolos electoral threshold. Untuk bisa mengikuti Pemilu 2009 harus melakukan verifikasi ulang atau bergabung dengan partai lain hingga memenuhi batas minimal suara tersebut. ''Kami menyerahkan kepada Rapimnas ini untuk memutuskan apakah partai akan melakukan verifikasi ulang untuk tetap berdiri sendiri, atau memilih opsi bergabung dengan partai lain,'' katanya. Gabung Partai Kepada wartawan dia mengakui sementara ini di DPR partainya bergabung dengan Fraksi Partai Demokrat. Tapi itu bukan satu-satunya pilihan. ''Terus terang sudah banyak lamaran untuk bergabung dengan partai ini. Misalnya dengan Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Bintang Reformasi (PBR). Silakan elaborasi sendiri berapa suara yang sudah dicapai dengan PDS dan PBR. Ini akan terjawab menjelang KLB nanti,'' tandasnya. Jika KLB Partai Pelopor bertekad mencalonkan kembali dirinya sebagai presiden pada Pilpres 2009, dia menyatakan belum bisa menjawab sekarang. Begitu pula ketika ditanya kemungkinan dirinya berduet mendampingi SBY sebagai cawapres. ''Maaf, saya belum bisa menjawab sekarang. Selain karena jangka waktunya masih lama, saya harus mengamati dinamika politik,'' ujarnya.(A20-60) |