| Selasa, 01 Mei 2007 | SEMARANG |
''Tegas Bukan Berarti Tegel tur Gragas''SEMARANG- Suasana forum pengarahan karyawan Terminal Terboyo di terminal itu, Senin (30/4) berlangsung serius namun santai. Mereka diminta sadar akan tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Hal itu diungkapkan Kasubdin Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Semarang, Sapto Adi Sugiharto MM mewakili Kadinas Perhubungan. Saat itu, dia didampingi Kasubag Kepegawaian, Drs Kusnendar dan Kepala Terminal Terboyo Ganin Bimantoro. Sapto menegaskan, petugas terminal hendaknya memberikan pelayanan maksimal kepada setiap pengguna jasa terminal. Meski demikian, petugas dilarang meminta-meminta atau melakukan pemaksaan. ''Kita jangan meminta-minta karena kita dibayar negara. Tugas kita hanya memberikan pelayanan berdasarkan aturan yang ada,'' katanya. Pihaknya juga tidak menghendaki keluhan masyarakat mengenai penarikan peron yang tidak sesuai aturan. Bila peron Rp 150, hendaknya diminta sesuai ketentuan. Penarikan peron melebihi ketentuan itu, termasuk pelanggaran dalam hal pelayanan. Karena itu, petugas tidak diperbolehkan menarik peron melebih ketentuan. ''Disiplin dan tegas dalam pelaksanaan. Sedangkan penampilan tidak hanya tampangnya yang sangar dan brengose kandel. Untuk tegas juga bukan berarti tegel tur gragas,'' katanya disambut ger sekitar 50 orang personel Terminal Terboyo yang hadir. Yang perlu ditekankan, lanjut Kusnendar, petugas terminal memenuhi fungsi mencapai target. Karena itu, dia minta bersikaplah profesional bila tidak ingin terminal ditinggalkan. Dia mengaku paham betul bagaimana petugas terminal dan pengguna jasa terminal di lapangan. (G5-56) |