| Selasa, 01 Mei 2007 | BUDAYA |
Bergoyang di Atas TrukKEMBALI OM Ken Arok asyik pentas keliling "Djarum 76 Goyang on the Truck". Jumat (27/4) malam, mereka tampil di Lapangan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura. Hujan deras sejak sore tak menyurutkan para penggemar Ken Arok. Mereka berduyun-duyun dari Klaten, Delanggu, Boyolali, Ampel, Solo, Wironanggan, Klewer, Panasan, Sraten, Kartasura, Gembongan. Lalu, tumplek bleg di lapangan rumput yang berubah jadi lapangan berlumpur itu. Tua-muda, laki-perempuan, dan anak-anak bersatu padu, bergembira memeriahkan pesta ulang tahun Kopassus. Malam itu, lebih dari 10.000 penonton berjoget dengan tertib, disaksikan para petinggi Kopassus di panggung kehormatan. Suasana kian meriah saat Devi menyanyikan "Kucing Garong". Penonton menggila. Apalagi goyangan Devi cukup menyengat. Saking bersemangat berjoget, penonton yang kegerahan melepas kaus dan berterak-teriak minta air. Mobil pemadam kebakaran pun menyemprotkan air untuk mengguyur penonton. Lagu demi lagu dilantunkan para penyanyi bergantian. Ketika Ajie Jatinova membawakan lagu-lagu Slank, penonton tetap bersemangat. Sesaat kemudian penonton meminta lagu "Mengapa Dua" yang dinyanyikan Sonny yang sekaligus menjadi MC. Itu berarti penonton mengenal Ken Arok lewat kaset bajakan karena mereka belum meluncurkan album. Usut punya usut ternyata benar, pergelaran "Goyang on the Truck" di Zipur Banyubiru sudah beredar dalam versi bajakan. Album bajakan itu dijual Rp 6.000. "Wah, ternyata Ken Arok sudah merakyat ya? Lagu-lagunya sudah familiar. Berarti harus cepat-cepat mengeluarkan album," kata Frans, pemimpin orkes melayu itu, dengan mata berbinar mengguratkan kebanggaan. Pertunjukan di Pracimantoro (28/4) dan halaman Korem Surakarta (29/4) juga mendulang sukses. Hari ini, pergelaran bakal diadakan di alun-alun Wonosari, Gunungkidul, dan selanjutnya di Sleman (3/5) dan Kulonprogo (5/5). (Wawan Hermawan-53) |