logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 April 2007 SALA
Line

Siswa TK Salami dan Cium Tangan Para Tahanan

PENGETAHUAN siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan playgroup sekarang ini berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Kalau dulu siswa TK hanya mengenal lingkungan sekolah dan pendidikan guru di kelas, sekarang sungguh berbeda.

Siswa mulai dikenalkan seluk beluk lingkungan kantor instansi pemerintahan. Pengenalan lingkungan itu kemarin dilakukan siswa TK Kemala Bhayangkari 67 dan playgroup Harapan Bunda Sragen di lingkungan Polres.

''Ini mobil patroli, berfungsi untuk sarana bagi polisi mengawasi arus lalu lintas di jalan raya,'' terang Iptu Saptiwi. Sebanyak 106 siswa TK dan 23 playgroup, juga dikenalkan melihat kantor Kapolres AKBP Dra Sri Handayani dan Wakapolres Kompol Tri Bisono. Setibanya di depan kantor Satlantas, para siswa yang TK minta ditunjukkan ruang tahanan.

''Kalau ruang tahanannya dimana?,'' tanya Riyan, siswa TK.

Iptu Saptiwi pun menunjuk bangunan di bagian belakang. Tapi para siswa TK tidak puas hanya diberi tahu dengan tunjuk jari.

Mereka minta bisa melihat langsung tempat tahanan. Karena didesak siswa, Iptu Saptiwi didampingi Iptu Endang dan guru Sri Mulyani serta Sarjinah menanyai para siswa TK dan playgroup, siapa yang takut melihat tahanan. Lalu ada beberapa siswa tunjuk jari.

Cium Tangan

Siswa yang tunjuk jari karena takut melihat ruang tahanan Polres pun, tidak mengikuti ''tur'' menengok ruang tahanan. Siswa dibagi beberapa kelompok, antre memasuki ruang tahanan Polres.

Ketika pintu gerbang dibuka dan semua lampu ruang sel dinyalakan, para tahanan terkejut mendapat kunjungan tamu para siswa TK.

Berbagai celetukan dilontarkan penghuni ruang tahanan itu tatkala beberapa siswa TK mengunjungi mereka. ''Permisi ya om,'' tutur beberapa siswa sambil melewati depan sal berjeruji besi.

''Belajar yang pintar dik, biar jadi orang,'' sapa seorang tahanan laki-laki menyapa para siswa TK dan playgroup itu.

Tiap rombongan ada 15 siswa. Ada kejadian menarik, di antara siswa tidak hanya melewati sel para tahanan. Mereka malah menyalami, bahkan ada yang cium tangan.

Hampir semua tahanan yang berjumlah 30 orang itu nampak senang menyambut kedatangan siswa.

Kunjungan itu mendapat pengawasan ketat sekitar 12 polisi.(Anindito AN-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA