| Rabu, 25 April 2007 | EKONOMI |
Sekilas EkonomiPerlindungan Kredit DiminatiJAKARTA-Program perlindungan kredit yang ditawarkan lembaga pembiayaan, ternyata cukup diminati konsumen otomotif. Pasalnya, dengan membayar tambahan premi, nasabah yang meninggal atau cacat tetap terbebas dari kewajiban melunasi sisa angsurannya. Direktur Operasional & Sales Astra Credit Company (ACC), Hendra Sugiharto, di Jakarta, baru-baru ini mencontohkan, dari 75.000 konsumen yang kredit kendaraan lewat perusahaan itu pada 2004, 52.000 di antaranya mengambil program ACC. Nasabah ACC yang mengambil program ini sudah tercatat 19.000 pada akhir 2003. Tahun berikutnya tercatat 52.000 nasabah, tahun 2005 sebanyak 56.000 nasabah, dan 2006 lalu turun menjadi 28.000 seiring lesunya pasar otomotif. (A20-33) Deflasi April di Atas 0,04% JAKARTA-Selama tiga minggu di bulan April 2007, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya deflasi. Kondisi ini menimbulkan keyakinan BPS pada bulan April Indonesia akan mengalami deflasi. Deflasi terakhir terjadi pada Desember 2005 yang tercatat sebesar 0,04 persen. BPS memperkirakan pada April ini jika terjadi deflasi angkanya di atas 0,04 persen. Deflasi April akan terjadi, karena tidak ada lonjakan harga beras. Hal itu disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan di sela Indonesia Business Outlook and Strategy di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/4). Ditanyakan angka deflasi April dibanding Desember 2005 yang tercatat 0,04 persen Rusman mengatakan angkanya akan lebih besar. "Mestinya lebih besar, karena ekses suplai stok beras kuat. Terkait industri makanan, industri nonmakanan, seperti tekstil harga normal tidak fluktuatif." (dtc-33) |