| Rabu, 25 April 2007 | EKONOMI |
Pameran Grafika Print2PackKualitas Produk Jadi PerhatianSEMARANG-Kualitas produksi menjadi salah satu kunci memenangi persaingan yang ketat di kancah industri grafika. Peningkatan kualitas itu, di antaranya ditentukan oleh penggunaan produk yang tepat, seperti jenis kertas dan tinta. Karenanya, pelaku industri grafika harus mampu mengetahui perkembangan produk terbaru. R Sigid Hartono, pemilik usaha percetakan CV Indriajaya, mengatakan, perkembangan teknologi mesin mendorong adanya penyesuaian produk yang dipergunakan. Misalnya, teknologi cetak digital membutuhkan kertas khusus agar hasilnya memenuhi standar kualitas. Sayangnya, untuk mendapatkan informasi grafika yang utuh sulit didapatkan. Kalaupun ada hanya sepotong-potong. Ia berharap adanya pameran ''Print2Pack: Prospek untuk Pengembangan Usaha'' mampu menjembatani minimnya informasi perkembangan industri grafika. ''Sebagai pelaku usaha di bidang percetakan, kami memerlukan informasi perkembangan produk grafika terbaru. Sementara sarana informasi yang satu atap, seperti pameran, terbilang jarang,'' katanya Selasa (24/4). Pameran Print2Pack merupakan pameran grafika yang digelar di PRPP Convention Hall Kamis-Sabtu, 26-28 April. Stan peserta berasal dari distributor mesin cetak produksi dalam dan luar negeri, suplier kertas, perusahaan dan lembaga pendidikan grafika. Segmen pengunjung yang dibidik, pelaku industri grafika dan konsumen end user. Selain itu, untuk menambah wawasan, panitia Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jateng juga menggelar seminar di Hotel Horison selama tiga hari berturut-turut dengan tema berbeda. Dalam menjalankan usahanya selama ini, Sigid lebih banyak menerima order cetak undangan hingga kartu nama. Selain kualitas produksi, kata dia agar menarik pasar lebih luas, maka pelaku industri grafika juga dihadapkan pada kecepatan waktu pelayanan. Mesin-mesin berteknologi baru, kini telah mampu menawarkan kecepatan proses cetak dalam hitungan menit. ''Untuk mencari informasi produk mesin itu, kini bisa didapatkan melalui pameran grafika. Perbankan yang kini lebih mudah dalam mengucurkan kredit, tentunya menguntungkan pengusaha grafika untuk membeli mesin produksi.''(H22-33) |